Suara.com - Haikal Hassan Baras atau akrab disapa Babe Haikal menanggapi ihwal pernyataannya dulu yang kini viral. Di mana dulu ia pernah menyatakan ingin menjadi oposisi sampai mati.
Kekinian pernyataan Haikal Hassan itu diungkit kembali oleh publik seiring langkah dirinya yang justru merapat kepada lingkaran Istana di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Terbaru, Prabowo melantik Haikal Hassan sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Istana Negara pada hari ini, Selasa (22/10/2024).
Terkait pernyataan dirinya yang viral soal menjadi oposisi sampai mati, Haikal merasa ucapannya menjadi viral lantaran potongan video yang tidak utuh.
"Itu yang saya pesan kemarin pada wartawan. Jangan suka mengutip berita hoaks atau potong-potong. Kan itu potongan. Jadi jangan suka potong-potong. Jangan suka mengambil kesimpulan," kata Haikal di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2024).
Haikal meminta agar publik mendengarkan peryataannya dari video utuh, bukan hasil potongan seperti yang beredar di media sosial.
"Dengarkan semuanya. Kita yang seperti saya katakan tadi. Kita ini beroposisi terhadap kejahatan. Terhadap kesewenang-wenangan. Terhadap keserakahan. Itu yang dimaksud. Itu kepotong, itu hilang," kata Haikal.
Diberitakan sebelumnya, publik kini mengungkit kembali janji Haikal Hassan yang sempat berceletuk bahwa ia akan menjadi oposisi abadi.
Kendati sempat melontarkan janji demikian, Haikal Hassan kini tampaknya merapat ke pemerintah usai menghadiri undangan Prabowo Subianto ke kediaman Prabowo di di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (14/10/2024).
Baca Juga: Daftar 5 Kepala Badan yang Dilantik Prabowo, Ada Budiman Sudjatmiko Hingga Babe Haikal
Ustaz yang kerap dipanggil dengan sapaan Babe Haikal tersebut ikut datang ke rumah Prabowo beserta puluhan tokoh politik lainnya yang menjadi kandidat calon menteri Prabowo.
Sikap Haikal Hassan yang tampak tak konsisten tersebut menambah sederet kontroversi yang pernah ia tuai sepanjang kariernya.
Sejak kemenangan Jokowi di tahun 2019, semangat Haikal Hassan menjadi oposisi tampak memudar. Puncak perubahan sikap Haikal Hassan terjadi kala ia menerima panggilan Prabowo Subianto yang tengah mempersiapkan kabinet menteri di masa pemerintahan presiden 2024-2029.
Haikal dalam wawancara usai bertemu dengan Prabowo, Selasa (15/10/2024) bahkan mengungkap bahwa ia telah menerima arahan dari Prabowo.
Padahal dalam ceramah lawasnya, Haikal Hassan sempat mengikrarkan janji dengan menyebut nama Allah bahwa ia akan selalu bersikap sebagai oposisi.
"Sampai mati oposisi! Sampai mati, siapapun presidennya. Ana pernah bilang bahkan ke Pak Prabowo yang ana dukung, 'Pak, kalau Bapak jadi Presiden, detik itu juga Allah yang menyaksikan, langsung saya nyatakan saya oposisi terhadap Bapak'," bunyi ceramah Haikal Hassan.
Berita Terkait
-
Daftar 5 Kepala Badan yang Dilantik Prabowo, Ada Budiman Sudjatmiko Hingga Babe Haikal
-
Resmi! Babe Haikal Jadi Kepala BPJPH, Ini Profil Lengkapnya
-
Bukan Cuma Amerika, Pelajaran Penting dari Buku How Democracies Die untuk Indonesia
-
Survei Membuktikan, Publik Ingin Ada Oposisi di Luar Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Jejak Digital Disorot Lagi usai Dipanggil Prabowo, Babe Haikal Hassan Diingatkan soal Dosa: Azab Itu Pedih...
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga