Suara.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani menyebut gugatan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) berhasil dikabulkan sebanyak 70 persen oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Walaupun ada sebagian gugatan yang ditolak Mahkamah Konstitusi, Andi menekankan, pasal-pasal penting terkait kesejahteraan buruh berhasil dikabulkan MK.
"Kami sudah menghitung secara kalkulasi, kami memenangkan 70 persen gugatan. Satu soal keupahan, soal outsourcing, soal adidaya, soal tenaga kerja asing, soal PKWT, semuanya. Memang ada ayat yang tidak dikabulkan, ada yang dikabulkan. Jadi karena itu, secara kalkulasi, 70 persen kami menangkan," kata Andi kepada wartawan saat demonstrasi di jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2024).
Gugatan yang tidak dikabulkan oleh MK sebenarnya juga penting. Walau demikian, Andi memaklumi keputusan MK.
"Hakim Mahkamah Konstitusi mempunyai aspek-aspek pertimbangan. Tidak mungkin kita menangkan 100 persen," katanya.
Andi menyampaikan, kaum buruh tetap menyampaikan terima kasih kepada para hakim MK yang telah mengabulkan gugatan. Kemudian kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang membantu jalannya demonstrasi berjalan lancar hari ini.
Atas ucapan terima kasih tersebut, Andi menyebut serikat buruh berencana beri karangan bunga. Karangan bunga itu sebagai rasa hormat para buruh terhadap keberanian hakim yang memutus UU Cipta Kerja yang sudah ditunggu bertahun-tahun.
"Jadi kami rencananya, setengah dua siang akan menemui Hakim MK atau pejabat MK yang ada. Setelah datang dari MK, kami akan ke Mabes Polri, menemui Kepala kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai rasa terima kasih kami atas pengertiannya kepada buruh yang berjuang di jalanan," tuturnya.
Andi mengklaim, demonstrasi sejumlah organisasi buruh hari ini di depan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, berjalan dengan damai dan tertib. Andi menyebut tidak ada pembakaran apa pun dari massa aksi maupun mericuhan apa pun.
Baca Juga: Putusan MK Soal UU Cipta Kerja: TKA Tetap Boleh Kerja, Tapi Harus Utamakan Pekerja Indonesia
Pantauan Suara.com di lapangan, massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.10 WIB. Jalan Medan Merdeka Barat arah Istana Merdeka yang semula ditutup, telah kembali dibuka normal sejak pukul 18.30 WIB.
Berita Terkait
-
Putusan MK Soal UU Cipta Kerja: TKA Tetap Boleh Kerja, Tapi Harus Utamakan Pekerja Indonesia
-
MK Kabulkan Sebagian Gugatan UU Cipta Kerja, Massa Buruh Langsung Sujud Syukur
-
TOK! MK Kabulkan Sebagian Tuntutan Buruh Soal UU Cipta Kerja, Ini Putusan Lengkapnya
-
Uji Materi UU Cipta Kerja: MK Tegaskan Perusahaan Wajib Utamakan Tenaga Kerja Indonesia Ketimbang TKA
-
Said Iqbal Ungkap Omnibus Law UU Ciptaker Bikin Buruh Tak Naik Gaji Selama 3 Tahun: Yang Ada Malah Nombok
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?
-
Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga
-
Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
-
Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana