Suara.com - Majalah Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia pada November 2024. Para konglomerat itu bergerak di berbagai sektor. Mulai pertambangan, perbankan, media, hingga perusahaan rokok.
Pemilik PT Barito Pacific, Prajogo Pangestu, menjadi orang nomor satu terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai 50,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp 806 triliun.
Konglomerat berikutnya adalah Budi Hartono, pemilik BCA dan perusahaan rokok Djarum. Kekayaannya sekitar 26,7 miliar dolar AS atau setara Rp 423 triliun.
Menurut Forbes, peringkat orang terkaya di Indonesia dihitung dengan cara melacak nilai kepemilikan saham publik setiap lima menit selama pasar saham buka. Dengan sistem ini, Forbes dapat secara akurat menampilkan kekayaan para konglomerat yang terdaftar di Indonesia.
Berikut daftar lengkap orang terkaya di Indonesia berdasarkan Forbes pada November 2024, dikutip dari berbagai sumber.
1. Prajogo Pangestu - Pemilik PT Barito Pacific (Petrokimia) dengan kekayaan 50,9 miliar dolar AS atau Rp806 triliun.
2. Budi Hartono - Pemilik BCA dan Djarum dengan kekayaan 26,7 miliar dolar AS atau Rp 423 triliun.
3. Michael Hartono - Pemilik BCA dan Djarum dengan kekayaan 25,6 miliar dolar AS atau Rp 405 triliun.
4. Low Tuck Kwong - Pendiri PT Bayan Resources (tambang batu bara) dengan kekayaan 24,3 miliar dolar AS atau Rp 380 triliun.
5. Sri Prakash Lohia - Pemilik PT Indo-Rama Synthetics dan Indorama Corporation (tekstil dan petrokimia) dengan kekayaan 8,5 miliar dolar AS atau Rp 133 triliun.
6. Agoes Projosasmito - Presiden Komisaris Amman Mineral Indonesia (tambang tembaga dan emas), kekayaan 6,6 miliar dolar AS atau Rp 104 triliun.
7. Tahir Family - Pemilik Grup Mayapada (kesehatan, real estate, perbankan) dengan kekayaan 6,3 miliar dolar AS atau Rp 99 triliun.
8. Chairul Tanjung - Pemilik CT Corp dengan kekayaan 5,3 miliar dolar AS atau Rp 83 triliun.
9. Djoko Susanto - Pendiri Alfamart, kekayaan 4,8 miliar dolar AS atau Rp 76 triliun.
10. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono - Pemilik Harita Group (nikel, bauksit, batu bara, kelapa sawit) dengan kekayaan 4,3 miliar dolar AS atau Rp 67 triliun.
Tag
Berita Terkait
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Investasi Jangka Panjang: Mengapa Konsep Forever Homes Mendominasi Tren Hunian 2026?
-
Biodata dan Kekayaan Steve Forbes yang Dibuat Terbahak oleh Candaan 'Kampus Oxford' Prabowo
-
Prabowo Ingatkan Anak Muda: Kuasai Ekonomi Sebelum Jadi Pemimpin Politik
-
Getol Jualan Genteng Plastik, Pria Ini Masuk 10 Besar Orang Terkaya RI
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya