Suara.com - Dengan hanya tinggal sehari lagi menuju pemilihan presiden AS, calon presiden dari Partai Republik Donald Trump sekali lagi menjadi sorotan karena tidak membayar tagihan setelah melakukan kampanye politik besar-besarannya.
Ketika Trump kembali ke Albuquerque, New Mexico, untuk pertama kalinya dalam lima tahun untuk melakukan kampanye minggu lalu, Wali Kota Demokrat Tim Keller menuntut agar pemimpin Partai Republik itu melunasi iuran sebelumnya.
Keller menggunakan akun media sosial resminya dan menyindir Trump sambil mengunggah gambar kerangka yang bekerja di laptop, yang menyiratkan bahwa sudah beberapa tahun ia menunggu pemimpin Partai Republik itu melunasi iuran lamanya.
"Masih menunggu Trump membayar setengah juta yang menjadi utangnya. Mungkin dia akan membuat kiriman Halloween khusus ke Duke City? Kami tidak akan menahan napas," tulis Keller di X (sebelumnya Twitter), yang mengundang tanggapan nakal dari netizen.
Menurut kota Albuquerque, Trump meninggalkan tagihan yang belum dibayar sebesar $211.176 (Rp3,3 M) untuk biaya keselamatan publik pada tahun 2019 ketika ia mengadakan rapat umum di Santa Ana Star Center di Rio Rancho, yang merupakan bagian dari wilayah metropolitan Albuquerque.
Jumlah tersebut telah membengkak menjadi $444.986 (Rp7 M) termasuk bunga selama bertahun-tahun. Kantor wali kota menyatakan bahwa petugas polisi, responden pertama, dan pegawai kota lainnya yang membantu rapat umum tersebut, bekerja lembur gabungan sebanyak 1.500 jam malam itu untuk rapat umum tersebut, yang sejauh ini belum diberi kompensasi.
Bulan lalu, sebuah laporan di NBC mengklaim bahwa Trump berutang setidaknya lima kota, termasuk yang berada di negara bagian Pennsylvania, lebih dari $750.000 (Rp11,8 M) untuk acara kampanye sejak 2016. Ketika ditanya tentang iuran yang meningkat, tim kampanye Trump mengatakan pertanyaan "yang terkait dengan penegakan hukum setempat dan biaya responden pertama harus ditujukan ke Dinas Rahasia AS".
Setelah berbulan-bulan kampanye pemilihan yang intens dan sengit, Amerika akan mengadakan pemungutan suara pada hari Selasa (5 November). Menurut jajak pendapat AtlasIntel terbaru, Donald Trump mengungguli Kamala Harris di semua tujuh negara bagian yang menjadi penentu.
Di Arizona, Trump unggul tipis - dengan keunggulan 51,9 persen berbanding 45,1 persen atas Harris.
Baca Juga: Jennifer Lopez Serang Trump di Kampanye Kamala Harris, Tak Terima Puerto Rico Dihina
Sementara itu, di Nevada, 51,4 persen pemilih memilih Trump sementara 45,9 persen memilih Harris. Meskipun unggul dalam jajak pendapat, para ahli yakin bahwa hasil akhir pemilu mungkin jauh lebih ketat dari yang diantisipasi.
Berita Terkait
-
Rekor! 75 Juta Warga AS Sudah Nyoblos, Harris vs Trump Makin Panas!
-
Trump Serang Harris: "Buka Perbatasan, Lepas Geng dan Penjahat Jika Menang!"
-
Pilpres AS Tinggal Menghitung Jam, Pengamat Sebut Donald Trump Punya Peluang Untuk Menang
-
Sekitar 7 Ribu Warga Amerika Serikat Tertarik Untuk Migrasi Karena Pilpres AS
-
Jennifer Lopez Serang Trump di Kampanye Kamala Harris, Tak Terima Puerto Rico Dihina
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular