Suara.com - Militer Korea Selatan melaporkan bahwa Korea Utara melakukan gangguan terhadap sinyal GPS pada hari Jumat dan Sabtu, yang berdampak pada operasi kapal dan pesawat pribadi.
Menurut Panglima Militer Gabungan Korea Selatan (JCS), gangguan sinyal GPS ini terjadi di wilayah Laut Barat.
Atas kejadian itu, pihak militer Korsel segera mengeluarkan peringatan kepada kapal dan pesawat yang beroperasi di daerah tersebut untuk berhati-hati terhadap kemungkinan interferensi lebih lanjut.
JCS menegaskan bahwa tindakan provokatif Korea Utara ini tidak dapat dibiarkan begitu saja.
Militer Korea Selatan mendesak agar Korea Utara segera menghentikan gangguan ini dan menegaskan bahwa negara tersebut akan bertanggung jawab atas segala konsekuensi dari aksinya.
GPS, yang merupakan singkatan dari Global Positioning System, adalah jaringan satelit dan penerima yang digunakan untuk navigasi, dan gangguan terhadap sistem ini dapat mempengaruhi keselamatan dan keamanan penerbangan serta pelayaran.
Tindakan ini menambah ketegangan di wilayah tersebut, yang sudah lama menjadi sorotan internasional akibat aktivitas militer dan kebijakan provokatif Korea Utara.
Berita Terkait
-
Rusia Bungkam Soal Keterlibatan Tentara Korea Utara di Ukraina
-
Korea Selatan Tembakkan Rudal Balistik sebagai Tanggapan atas Uji Coba Rudal Korea Utara
-
Go Min Si Dikonfirmasi Bintangi Drama Baru, Owner of The World
-
Jelang Lawan Jepang, Shin Tae-yong Diterpa Kabar Buruk dari Negaranya, Ada Apa?
-
Ukraina Tangkap Lebih dari 700 Tentara Rusia dalam Serangan Mendadak ke Wilayah Kursk
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026