Suara.com - Saingan politik Joe Biden dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih, dengan presiden yang akan lengser menjanjikan transisi kekuasaan yang lancar kepada presiden terpilih.
Pertemuan mereka dimulai dengan canggung, menandai pertama kalinya mereka bertatap muka sejak debat presiden yang panas pada bulan Juni yang menyebabkan Biden keluar dari persaingan.
Selama pertemuan mereka di Gedung Putih, Biden mengucapkan selamat kepada Trump atas masa jabatan keduanya dan menyambutnya kembali.
Sementara pertemuan itu menegangkan, sebuah video viral yang dibuat dengan AI menggambarkan kembali kedua pemimpin itu dalam skenario yang jauh lebih bersahabat.
Dalam video AI, yang sekarang menjadi tren di media sosial dengan lebih dari 8,5 juta penayangan di X, kedua presiden digambarkan menikmati hari yang menyenangkan bersama. Video dibuka dengan sebuah adegan di Gedung Putih di mana Biden yang muram berkata kepada Trump,
"Pekerjaan ini tidak menyenangkan." Trump menjawab, "Aku merindukanmu dalam persaingan," dan Biden menyatakan keinginannya untuk pergi.
Berikut ini adalah montase lucu Biden dan Trump yang terlibat dalam berbagai kegiatan. Mereka mengunjungi pasar malam untuk membeli corndog, berbagi es krim di Dairy Queen, menunggang kuda, dan bahkan bersepeda bersama. Keduanya juga terlihat menikmati segelas anggur, hiking, dan berselancar.
Mereka berbagi momen di kasino, bernyanyi dan menari, serta memanggang marshmallow sambil berkemah di bawah bintang-bintang.
Video ditutup dengan kedua presiden kembali ke meja, di mana Biden dengan sedih berkata, "Mungkin suatu hari nanti," berharap interaksi ramah mereka bisa menjadi kenyataan.
Baca Juga: Momen Pertemuan Donald Trump dan Joe Biden di Gedung Putih
Tag
Berita Terkait
-
Trump Tunjuk Aktivis Anti-Vaksin Robert F. Kennedy Jr. Jadi Menteri Kesehatan!
-
Heboh! 88 Anggota Kongres AS Desak Biden Jatuhkan Sanksi ke 2 Menteri Israel Terkait Kekerasan di Tepi Barat
-
Tegang! Iran Tolak Tekanan Barat Soal Nuklir
-
Libatkan Donald Trump, Israel Berupaya Capai Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon
-
Momen Pertemuan Donald Trump dan Joe Biden di Gedung Putih
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar