Suara.com - Joe Biden pada hari Minggu akan menjadi presiden AS pertama yang sedang menjabat yang mengunjungi Amazon -- hutan hujan tropis luas yang hampir membunuh pendahulunya, Teddy Roosevelt, setelah ia meninggalkan jabatannya.
Perjalanan tersebut merupakan bagian dari lawatan terakhir Biden ke Amerika Selatan sebelum ia menyerahkan kunci Gedung Putih kepada Donald Trump, yang akan menjadi presiden Amerika Serikat ke-47 dalam waktu dua bulan.
Biden, 81 tahun, akan mendarat di kota terbesar di Amazon, Manaus, dalam perjalanannya ke Rio de Janeiro, tempat pertemuan puncak G20 selama dua hari akan diadakan.
Hutan Amazon bukanlah tujuan yang menguntungkan bagi presiden AS ke-26, Roosevelt. Ia mengalami pengalaman hampir mati di sana ketika ia melakukan ekspedisi kano di sana pada tahun 1914, empat tahun setelah masa jabatannya tahun 1901-1909.
Roosevelt, seorang Republikan yang dikenal karena jiwa petualangnya, telah bekerja sama dengan seorang penjelajah Brasil, Candido Rondon, untuk memetakan Rio da Duvida (Sungai Keraguan), anak sungai di wilayah tengah-barat Brasil yang liar, di Amazon.
Sungai yang panjangnya 760 kilometer (470 mil) itu terbukti menjadi musuh yang tangguh. Beberapa anggota ekspedisi Roosevelt tewas dan mantan presiden yang saat itu berusia 55 tahun itu terserang malaria dan infeksi kaki, yang membuatnya tidak berdaya di perjalanan terakhir yang sulit.
"T. R. (Teddy Roosevelt) sudah gila menjelang akhir; Rondon sudah beberapa kali menganggapnya sudah mati," kata cicitnya, Tweed Roosevelt, dalam pernyataan yang dicatat oleh The New York Times pada tahun 1992.
Roosevelt sendiri, ketika diperingatkan tentang bahaya oleh teman-temannya di Museum Sejarah Alam Amerika sebelum memulai perjalanannya, mengatakan kepada mereka bahwa ia telah menjalani hidup yang penuh dan siap menghadapi risiko.
"Saya sudah mendapatkan bagian saya sepenuhnya, dan jika saya harus meninggalkan tulang-tulang saya di Amerika Selatan, saya siap melakukannya," katanya, menurut Majalah Smithsonian.
Pada akhirnya, ekspedisi Roosevelt-Rondon terselamatkan dari bencana ketika mereka bertemu dengan para penyadap karet Brasil di hutan, yang cukup membantu mereka sehingga mereka dapat mencapai kapal kargo, dan dari sana kembali ke tempat yang aman di dunia luar.
Kesehatan Roosevelt tidak pernah pulih sepenuhnya dari cobaan beratnya, meskipun ia dan Rondon mendapat pujian karena memetakan Sungai Doubt. Mantan presiden itu meninggal pada tahun 1919 di rumah karena gumpalan darah di paru-parunya, pada usia 60 tahun. Untuk menghormatinya, sungai yang ia lalui dinamai Sungai Roosevelt.
Berita Terkait
-
Biden Berjudi dengan Perang Dunia III? Rusia Kecam Keputusan AS Soal Senjata Ukraina
-
Biden Izinkan Ukraina Luncurkan Serangan ke Wilayah Rusia dengan Rudal AS
-
Iran Bantah Rencana Bunuh Trump, Kirim Pesan Rahasia ke Biden
-
Dari Rival Jadi Sahabat? Momen "Mesra" Biden-Trump di Video AI Bikin Ngakak
-
Heboh! 88 Anggota Kongres AS Desak Biden Jatuhkan Sanksi ke 2 Menteri Israel Terkait Kekerasan di Tepi Barat
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!