Suara.com - Debat Pilkada Depok sempat berlangsung panas. Kedua Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono-Ririn Farabi Arafiq dan Supian Suri-Chandra Rahmansyah sempat terlibat saring serang.
Pada debat yang dilangsungkan di kampus Jakarta Global University (JGU), Kecamatan Sukmajaya, Depok, Kamis (21/11/2024), kedua calon saling serang.
Imam Budi Hartono dan Supian Suri sempat terlibat adu argumen. Salah satunya soal program yang disebut meniru.
Tidak hanya itu, keduanya juga sempat panas saat membahas dukungan ASN. Imam yang merupakan Wakil Wali Kota Depok periode 2021–2024 menyinggung pernyataan Supian yang seolah mengancam ASN yang berpihak kepada salah satu calon.
Sementara itu, Supian yang sebelumnya menjabat Sekda Kota Depok itu menuding Wali Kota Muhammad Idris telah mengumpulkan beberapa pejabat ASN untuk memberikan dukungan ke Paslon Imam-Ririn.
Terlepas dari itu, kedua pasangan calon sama-sama memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang cukup bagus. Berikut ini ulasannya.
Pendidikan Supian Suri
Pria pada 27 Februari 1975 itu lahir dan besar di Bogor, Jawa Barat. Dia pernah menempuh pendidikan SDN Kalimulya 04. Kemudian lulus dari sana melanjutkan sekolah ke SMPN 1 Cibinong, Bogor.
Selesai sekolah menengah pertama, Supian melanjutkan ke SMAN 3 Bogor.
Baca Juga: Minta Bukti Keseriusan Diusul jadi Bacawali, Imam Budi Hartono Tantang NasDem Depok Lakukan Ini
Setelah lulus, Supian masuk ke Sekolah Tinggi Pemerintahan Daerah Negeri (STPDN) untuk jenjang D4 program studi ilmu pemerintahan. Kariernya sebagai ASN lalu dimulai.
Supian bekerja sebagai staf untuk sekretaris daerah di Bekasi pada 1999. Setahun setelahnya dia menjabat sebagai Ajudan Wakil Wali Kota Depok. Tahun 2002, dipindah menjadi Sekreatris Lurah Mekarjaya.
Meski sudah menjadi PNS, tidak menghentikannya menempuh pendidikan. Supian Suri mengambil S1 studi keuangan daerah di Institut Ilmu Pemerintahan. Dia juga meraih gelar S2 di Sekolah Tinggi Manajemen IMMI, Jakarta jurusan ilmu manajemen.
Sementara itu kariernya sebagai pegawai negeri makin moncer pada 2011 diangkat menjadi Kepala Bidang Pendapatan II Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA). Lalu Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah pada 2014, Kepala BKPSDM pada 2017, dan Sekda Kota Depok tahun 2022.
Pendidikan Imam Budi Hartono
Pria kelahiran Jakarta Selatan pada 8 Agustus 1968 itu tumbuh besar di Depok. Dia pernah menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah XII, Jakarta. Lalu melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 58 Jakarta dan SMA Negeri 3 Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?
-
Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin
-
Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah
-
BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan
-
Mendadak, Rachmat Gobel Meninggal Jumat Pagi, NasDem: Kemarin Sehat Walafiat Ikut Diskusi di DPR
-
BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia