Suara.com - Di tengah musim pernikahan yang sedang berlangsung di seluruh India, seorang pengantin pria menjadi viral setelah sebuah foto muncul, yang memperlihatkan dia bermain ludo di ponselnya saat ritual sedang berlangsung.
Foto yang kini viral itu, dibagikan oleh seorang pengguna X (sebelumnya Twitter) memperlihatkan sang pengantin pria, dikelilingi oleh dua orang temannya, terlibat dalam apa yang tampak seperti pertandingan ludo daring yang intens.
Seorang pendeta dan seorang fotografer pernikahan juga terlihat di latar belakang. Hingga pembaruan terakhir, unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 465.000 tampilan dengan mayoritas pengguna menganggap situasi tersebut lucu.
"Bro punya prioritasnya sendiri," tulis keterangan unggahan yang dibagikan oleh OP. Saat unggahan tersebut menjadi viral, gelombang reaksi lucu mulai mengalir dari semua pihak.
"Ini adalah pernikahan orang Bengali dan sejujurnya tidak bisa menyalahkannya karena hal itu bisa berlangsung terus menerus untuk sementara waktu," kata seorang pengguna, sementara yang lain menambahkan: "Bayangkan menjelaskan hal ini kepada anak-anak Anda suatu hari nanti!"
Komentar ketiga: "Dia jelas sudah menentukan prioritas hidupnya. Saya suka dia karenanya"
Beberapa pengguna juga mengkritik mempelai pria karena tidak menghormati tradisi dan mempelai wanita dengan melakukan aktivitas sepele seperti itu di hari penting.
"Jika saya mempelai wanita, saya akan kabur," kata seorang pengguna, yang lain setuju: "Benar! Hormati tradisi. Ada tempat dan waktu untuk hal-hal seperti itu."
Musim pernikahan di India dimulai bulan lalu dan diperkirakan akan berlanjut hingga minggu ketiga Desember. Bisnis kemungkinan akan menghasilkan pendapatan senilai Rs 6 lakh crore dari 48 lakh pernikahan, yang menunjukkan peningkatan 41 persen dibandingkan angka yang tercatat tahun lalu, menurut sebuah studi oleh Konfederasi Pedagang Seluruh India (CAIT).
Baca Juga: Viral Aksi Unik Pengantin Wanita Nyoblos ke TPS Usai Ijab Kabul, Masih Pakai Gaun Pernikahan
"Studi ini juga menyoroti pergeseran perilaku pembelian konsumen, di mana orang-orang semakin memilih produk India daripada produk asing, yang mencerminkan keberhasilan visi Perdana Menteri Narendra Modi 'Vokal untuk Lokal' dan 'Atmanirbhar Bharat' (India yang Mandiri)," kata Sekretaris Jenderal CAIT, Praveen Khandelwal.
Berita Terkait
-
Ulasan Novel The Silent Treatment: Pentingnya Komunikasi dalam Hubungan
-
Viral Pengantin Boyolali Bikin Underpass Demi Nikah di Tengah Jalan, Warganet: Hanya Orang Berkuasa...
-
Alasan Gen Z Trauma pada Pernikahan: Akar dari Didikan Generasi Sebelumnya
-
Pengadilan Sebut Tidak Sah, Ustaz Ungkap Status Pernikahan Rizky Febian di Mata Islam: Kalau Secara Agama ...
-
Viral Aksi Unik Pengantin Wanita Nyoblos ke TPS Usai Ijab Kabul, Masih Pakai Gaun Pernikahan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!