Sean King, spesialis Asia di firma konsultan Park Strategies yang berbasis di New York, menyebutnya sebagai "langkah yang sangat mengecewakan oleh Yoon yang tampaknya putus asa".
Ia memuji anggota partai Yoon sendiri karena memveto deklarasi darurat militer bersama dengan oposisi, menyebutnya sebagai "demokrasi Korea Selatan yang menunjukkan ketahanannya".
Akan segera menjadi lebih jelas siapa yang sebenarnya didukung Yoon.
Pasukan terlihat meninggalkan kompleks Majelis Nasional tak lama setelah pengumuman Woo, tetapi kerumunan besar tetap berada di luar saat protes terus berlanjut.
Jika Yoon mengundurkan diri atas kemauannya sendiri, perdana menteri Han Duck-soo akan memimpin pemerintahan hingga pemilihan presiden diadakan sekitar enam bulan kemudian.
Namun jika Yoon menolak mengundurkan diri, proses pemakzulan akan memakan waktu yang “cukup lama dan disertai hukuman yang lebih berat”, kata Prof Hahm, yang menjelaskan bahwa hal itu akan memerlukan persidangan oleh pengadilan, yang mungkin akan memberikan hukuman yang berat.
Berita Terkait
-
Bayangan Kudeta di Korea Selatan: Peringatan Keras untuk Era Trump Kedua?
-
Orang Dekat Ungkap Kondisi Shin Tae-yong Pasca Darurat Militer di Korsel
-
Darurat Militer Korea Selatan: Pengertian, Sejarah dan Pemicunya
-
Partai Demokrat Desak Yoon Suk yeol Mundur
-
Kronologi Darurat Militer Korea Selatan dan Alasan Isu Pemakzulan Presiden
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama