Sean King, spesialis Asia di firma konsultan Park Strategies yang berbasis di New York, menyebutnya sebagai "langkah yang sangat mengecewakan oleh Yoon yang tampaknya putus asa".
Ia memuji anggota partai Yoon sendiri karena memveto deklarasi darurat militer bersama dengan oposisi, menyebutnya sebagai "demokrasi Korea Selatan yang menunjukkan ketahanannya".
Akan segera menjadi lebih jelas siapa yang sebenarnya didukung Yoon.
Pasukan terlihat meninggalkan kompleks Majelis Nasional tak lama setelah pengumuman Woo, tetapi kerumunan besar tetap berada di luar saat protes terus berlanjut.
Jika Yoon mengundurkan diri atas kemauannya sendiri, perdana menteri Han Duck-soo akan memimpin pemerintahan hingga pemilihan presiden diadakan sekitar enam bulan kemudian.
Namun jika Yoon menolak mengundurkan diri, proses pemakzulan akan memakan waktu yang “cukup lama dan disertai hukuman yang lebih berat”, kata Prof Hahm, yang menjelaskan bahwa hal itu akan memerlukan persidangan oleh pengadilan, yang mungkin akan memberikan hukuman yang berat.
Berita Terkait
-
Bayangan Kudeta di Korea Selatan: Peringatan Keras untuk Era Trump Kedua?
-
Orang Dekat Ungkap Kondisi Shin Tae-yong Pasca Darurat Militer di Korsel
-
Darurat Militer Korea Selatan: Pengertian, Sejarah dan Pemicunya
-
Partai Demokrat Desak Yoon Suk yeol Mundur
-
Kronologi Darurat Militer Korea Selatan dan Alasan Isu Pemakzulan Presiden
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai