Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional ke-96 tahun 2024, Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian meninjau pelaksanaan Bakti Kesehatan Operasi Katarak Gratis dengan menggunakan metode Phaco Emulsifikasi yang diselenggarakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalideres, Jakarta Barat.
Ketum TP PKK, Tri Tito Karnavian yang juga Ketua Pembina TP Posyandu akan mengupayakan, agar nantinya bakti kesehatan operasi katarak gratis dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia.
"Hari ini merupakan rangkaian acara peringatan hari Ibu Nasional tahun 2024, dimana kami Tim Penggerak PKK dan Posyandu bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan TP PKK DKI Jakarta guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang rentan dengan penyakit katarak," katanya.
Menurut Tri, peserta yang lolos dalam tahapan screening ke 2 (dua) yang diadakan di beberapa RUSD di Jakarta, yakni sebanyak 101 orang, diantaranya pada RUSD Tanah Abang sebanyak 7 orang, RSUD Cilincing 2 orang, RSUD Tanjung Priok sebanyak 7 orang, RSUD Kebayoran Lama 16 orang, RSUD Matraman berjumlah 15 orang serta RSUD Kalideres dengan jumlah terbanyak dikarenakan menangani pasien dari 2 (dua) wilayah, yakni Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu dengan jumlah 54 orang dengan persentase laki-laki 55 orang dan perempuan sebanyak 46 orang.
"Kegiatan operasi katarak gratis ini kiranya dapat bermanfaat untuk masyarakat luas dan juga bisa dilakukan di daerah lain. Kami mengharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat dan juga bisa menjadi kegiatan yang bisa diikuti oleh daerah-daerah lain di Indonesia," tutur Tri.
Dalam operasi katarak gratis ini peserta yang lolos screening untuk mengikuti operasi rata-rata berusia 53 tahun hingga 67 tahun, yang dimana peserta berdomisi di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu, serta dokter yang bertugas dalam operasi tersebut berasal dari Dokter Spesialis Mata Perdami Jaya dan Dokter RSUD Kalideras.
Di sela-sela kunjungannya, Tri Tito Karnavian juga menyempatkan diri untuk menyapa pasien serta menghimbau agar nantinya setelah operasi, pasien selalu kontrol ke dokter yang bertugas di Rumah Sakit.
"Semua sudah mengerti kan, nanti bagaimana operasi dan setelah operasi, dokter telah membuatkan jadwal agar kiranya pasien dapat melakukan pemeriksaan yang rutin, sehingga operasi ini bermanfaat. Nanti bapak-bapak dan ibu-ibu kalau matanya sudah terang [sembuh], matanya dipergunakan untuk hal-hal yang baik seperti mengaji, melihat yang baik-baik," tutupnya.
Selain operasi katarak gratis yang dilakukan di RSUD Kalideres Jakarta Barat, Ketum TP PKK, Tri Tito Karnavian juga memberikan bantuan sembako sebanyak 102 paket untuk pasien yang telah melakukan operasi katarak gratis, serta memberikan piagam penghargaan atas apresiasi kerjasamanya dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Perwakilan Perdami Jaya, Perwakilan Wakaf Salman, Perwakilan Baznas Bazid DKI Jakarta, Perwakilan Dompet Dhuafa dan Direktur RSUD Kalideres.
Baca Juga: Kunjungan ke Jayawijaya, Wamendagri Ribka Ingatkan Bahaya Stunting bagi Anak-Anak
Turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut yakni Veronika Tan selaku Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Fatma Syaifullah Yusuf sebagai Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemensos, Yane Ardian selaku Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP PKK Pusat, Niken Tomsi sebagai Staf Ahli Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga, Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta beserta Pengurus TP PKK Pusat dan Posyandu.
Berita Terkait
-
Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Plt. Sekjen Kemendagri Minta Pemda Gali Potensi Wilayah
-
Bermula Tudingan PDIP 'Partai Cokelat' Cawe-cawe, ISESS Ungkap Plus-Minus jika Polri di Bawah Kemendagri
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Nasir Djamil Beberkan 4 Alasan Krusial
-
22 Desember atau Mei? Ini Perbedaan Hari Ibu Nasional dan Internasional
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Otsus Papua Bentuk Upaya Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan di Tanah Papua
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung