Suara.com - Plt Ketua Umum PPP, M Mardiono menegaskan jika selama Mukernas II PPP tak ada pembahasan soal nama calon ketua umum. Menurutnya, para peserta Mukernas tak ada satu pun yang menyebut nama untuk diusulkan.
"Saya ingin juga menyampaikan kepada rekan-rekan media bahwa hari ini juga ada kemarin, ada rekan-rekan media sudah merilis munculnya para calon ketua umum. Bahwa di dalam Mukernas ini saya garis bawahi, tidak sama sekali membahas calon ketua umum," kata Mardiono usai Mukernas di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (14/12/2024).
"Tidak satu pun ketua wilayah maupun sekretaris wilayah para peserta Mukernas ini mengusulkan atau menyebut saja satu nama, itu tidak ada," tambahnya.
Mardiono mengaku heran mengapa ada sejumlah nama muncul disebut masuk bursa caketum PPP untuk Muktamar ke-10 nanti.
"Nah jadi entah itu yang mengemuka di media itu berasal sumber dari mana saya enggak tahu, atau mungkin menjadi wacana pemikiran-pemikiran pribadi para kader ya itu sah-sah saja," ujar dia.
Kendati begitu, Mardiono mengaku PPP tak akan menutup nama-nama masuk dalam bursa caketum PPP. Asalkan, harus melalui mekanisme yang berlaku.
"Nah Partai Persatuan Pembangunan memang tidak menutup, memang tidak ada sebuah partai politik kemudian menutup, bahkan setiap partai politik tentu akan terus mengembangkan jati dirinya. Memperluas rekrutmen para kadernya itu sudah lazim," ujarnya.
"Tidak adalah partai politik yang kemudian menutup orang lain, kita terbuka. Tetapi memang ada mekanisme di dalam anggaran dasar, anggaran dan tradisi. Bukan hanya suatu mekanisme. Bahwa kemudian ada wacana," sambungnya.
Baca Juga: Mukernas II PPP Hasilkan 3 Keputusan Penting, Ini Poin-poinnya
Berita Terkait
-
Mukernas II PPP Hasilkan 3 Keputusan Penting, Ini Poin-poinnya
-
Soal Peluang Tokoh Baru Jadi Ketum, Sekjen PPP: Semua Terbuka Demi Kejayaan Partai
-
Panas! Mukernas II PPP Sempat Diwarnai Keributan, Hampir Baku Hantam
-
Usul Mukernas Ubah AD/ART Syarat Caketum, PPP Kota Palu Dorong Ahmad Ali Eks Waketum NasDem Masuk Bursa
-
Bongkar Isi Pertemuannya dengan Jokowi, Romahurmuziy: Beliau Mendorong Ada Penyegaran di Tubuh PPP
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!