Suara.com - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 akan segera dibuka, memberikan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.
Berdasarkan siaran pers yang bisa dibaca di laman resmi SNPMB, SNPMB 2025 terdiri dari tiga jalur masuk layaknya tahun 2024, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.
Kabarnya, terdapat tambahan kuota siswa eligible sebesar 5% bagi sekolah yang memakai sistem e-rapor pada jalur SNBP. Kemudian, siswa juga diperkenankan untuk memilih hingga maksimal 4 program studi pada jalur SNBT. Lantas, kapan pembukaan pendaftaran SNBT 2025?
Kapan Pembukaan Pendaftaran SNBT 2025?
Pendaftaran SNBT 2025 atau jalur berbasis tes ini dibuka pada 11-27 Maret 2025. Berikut adalah jadwal lengkapnya:
- Registrasi akun SNPMB siswa: tanggal 13 Januari-27 Maret 2025
- Pendaftaran UTBK dan SNBT: tanggal 11-27 Maret 2025
- Pelaksanaan UTBK: tanggal 23-30 April 2025 dan 2-3 Mei 2025
- Pengumuman hasil SNBT: tanggal 28 Mei 2025
- Unduh sertifikat UTBK: tanggal 3 Juni-31 Juli 2025.
Ketentuan Pemilihan Program Studi SNBT 2025
Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya mengenai kebolehan peserta SNBT untuk memilih hingga 4 program studi. Berikut ini adalah ketentuan pemilihannya:
1. Satu Pilihan Program Studi: Boleh memilih prodi apa saja, misalnya 1 program studi sarjana, 1 program studi diploma empat, atau 1 program studi diploma 3.
2. Dua Pilihan Program Studi: Boleh memilih program studi apa saja, misalnya 2 program studi sarjana, 1 program studi sarjana dan 1 program studi diploma tiga, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Kapan Pendaftaran SNPMB 2025? Cek Tanggal Lengkapnya di Sini!
3. Tiga Pilihan Program Studi: Untuk memilih 3 program studi, berlaku ketentuan berikut ini:
- 2 program akademik dan 1 program vokasi.
- 1 program akademik dan 2 program vokasi.
- 3 program vokasi dengan minimal 1 program diploma tiga.
4. Empat Pilihan Program Studi: Ketentuan yang berlaku adalah sebagai berikut:
- 2 program akademik dan 2 program vokasi dengan minimal 1 program diploma tiga.
- 1 program akademik dan 3 program vokasi dengan minimal 1 program diploma tiga.
Syarat Pendaftar SNBT 2025
Diperkirakan, syarat pendaftar SNBT 2025 adalah sebagai berikut:
- Lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dari tahun 2023, 2024, atau siswa kelas 12 yang akan lulus pada tahun 2025.
- Lulusan Paket C dari tahun 2023, 2024, atau 2025 dengan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2025.
- Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
- Bagi peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga, wajib untuk mengunggah portofolio sesuai ketentuan.
Sebagai tambahan informasi, mengenai biaya pendaftaran UTBK-SNBT 2025 akan diumumkan melalui portal resmi SNPMB. Peserta dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Semoga informasi di atas bermanfaat! Pastikan Anda mempersiapkan diri dengan baik untuk meraih hasil optimal dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
-
Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu
-
Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
-
Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar
-
Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah