Suara.com - Tim Pertahanan Sipil di Damaskus sedang menyelidiki jenazah manusia yang ditemukan di sebuah gudang di distrik Sayyidah Zaynab pada hari Rabu, Anadolu Agency melaporkan.
Jenazah tersebut diyakini milik lebih dari 20 orang, termasuk anak-anak. Penemuan ini terjadi saat kuburan massal dan jenazah terus ditemukan di Suriah setelah runtuhnya rezim Baath.
Ammar Selmo, anggota Administrasi Pertahanan Sipil, mengatakan kepada Anadolu bahwa gudang tersebut awalnya diduga sebagai fasilitas penyimpanan narkoba.
Namun, mereka menemukan bahwa gudang tersebut telah digunakan untuk menyimpan tubuh dan kerangka yang membusuk.
Tim tersebut bekerja untuk mendokumentasikan jenazah dan menentukan jumlah korban. Tes DNA akan dilakukan pada jenazah tersebut.
Selmo mencatat bahwa daerah Sayyidah Zaynab, sebelum jatuhnya rezim, adalah rumah bagi markas besar milisi Iran. Dia berkata: "Kami tidak tahu di mana orang-orang ini ditahan atau bagaimana mereka meninggal."
Bashar Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok anti-rezim menguasai Damaskus pada 8 Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak 1963.
Berita Terkait
-
AS Desak HTS Suriah Tepati Janji atau Hadapi Isolasi Seperti Taliban
-
Netanyahu Tolak Tarik Mundur Pasukan dari Golan, Picu Ketegangan Baru
-
Kekejaman Assad Dibandingkan Nazi, 100.000 Jenazah Ditemukan di Kuburan Massal Suriah
-
Abaikan Tekanan Internasional, Israel Pilih Bertahan di Gunung Hermon
-
Netanyahu Kunjungi Suriah, Kelompok Pemberontak Tuntut Israel Mundur
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina
-
Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan
-
13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini
-
Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim
-
Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran