Suara.com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta sudah menyemut di area Patung Kuda Monas Jakarta, Jumat (27/12/2024) sore. Kedatangan mereka untuk menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN 12 persen.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, massa mahasiswa hadir sekitar pukul 15.37 WIB. Lengkap mereka membawa bendera berwarna hijau hitam yang merupakan ciri khas dari organisasi HMI, mereka juga datang dengan menyanyikan mars "Buruh Tani".
Salah satu tuntutan mereka yaitu mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengeluarkan peraturan yang menolak kenaikan PPN 12 persen.
"Tentu, kehadiran kami mendesak Presiden Prabowo agar tidak mengesahkan peraturan kenaikan PPN yang sangat merugikan rakyat, tentunya kalangan menengah ke bawah," kata salah satu koordinator saat berorasi.
"Bagaimana kenaikan PPN ini akan mensejahterakan, jika banyak sekali penolakan," sambungnya.
Massa dari organisasi HMI yang telah hadir di Patung Kuda disampaikan salah satu koordinator adalah sebanyak kurang lebih 100 anggota.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 611 personel gabungan guna menjaga aksi mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2024).
"Dalam rangka pengamanan aksi mahasiswa untuk menolak kenaikan PPN 12 persen di kawasan Patung Kuda dan sekitar, kami melibatkan 611 personel gabungan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (27/12/2024).
Personel gabungan tersebut dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait. Mereka ditempatkan di sejumlah titik sekitar bundaran Patung Kuda Monas hingga di depan Istana Negara.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan untuk mencegah massa aksi masuk ke kawasan Istana Merdeka. (Moh Reynaldi Risahondua)
Berita Terkait
-
611 Personel Gabungan Jaga Ketat Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Antisipasi Massa Tolak PPN 12 Persen ke Istana
-
Geruduk Istana Sore Ini, BEM SI Tolak PPN 12 Persen: Suara Kami untuk Rakyat!
-
Mizuho Leasing Ungkap Kekhawatiran Kenaikan PPN 12 Persen dan Pajak Opsen
-
Bicara Soal PPN 12 Persen, Bimbim Slank: Enggak Usah Bayar Pajak
-
Mahasiswa Gelar Aksi Tolak PPN 12 Persen di Monas, Sempat Saling Dorong Sebelum Bubarkan Diri
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?