Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan sikap pesimis terhadap situasi di Gaza, menyatakan bahwa semua upaya organisasi tersebut untuk mempertahankan sistem kesehatan di wilayah Palestina telah gagal di tengah serangan dan penembakan Israel terhadap fasilitas medis.
Margaret Harris, juru bicara WHO, menyampaikan pernyataan ini pada malam Minggu, dua hari setelah insiden baru yang dilakukan oleh rezim Zionis, yaitu pembakaran Rumah Sakit Kamal Adwan di utara Gaza.
Menurut laporan dari IRNA yang mengutip Palestine Al-Youm, Harris menyebutkan bahwa tim WHO akan segera dikirim untuk menilai kebutuhan mendesak di Gaza serta mengidentifikasi kekurangan peralatan medis.
Dia menegaskan bahwa setiap serangan terhadap rumah sakit, staf medis, dan pasien adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan harus dicela.
Sebanyak 50 warga Palestina, termasuk lima anggota staf medis, kehilangan nyawanya setelah tentara Zionis membakar rumah sakit tersebut minggu lalu, yang menimbulkan kecaman dari komunitas internasional.
Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza melaporkan bahwa pasukan Zionis telah mengepung rumah sakit sebelum melakukan pembakarannya.
Sementara itu, gerakan perlawanan Hamas menilai tindakan tersebut sebagai kejahatan perang yang dilakukan di tengah ketidakpedulian masyarakat internasional dan dukungan penuh Amerika Serikat terhadap rezim pendudukan.
Berita Terkait
-
Vladimir Putin Kutuk Serangan Israel di Jalur Gaza, Hamas: Rusia Sahabat Rakyat Palestina
-
Rumah Sakit Terakhir di Gaza Utara Hancur Diserang Israel, Direktur Ditahan
-
Direktur Rumah Sakit di Gaza Ditahan, Fasilitas Kesehatan Utama di Utara Lumpuh Total
-
Tragedi Gaza: OKI Kecam Israel Bakar Rumah Sakit, 50 Tewas Terpanggang
-
Rumah Sakit Terakhir di Gaza Utara Luluh Lantak, WHO Serukan Gencatan Senjata
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo