Suara.com - Timur Tkachenko, Kepala Administrasi Militer Ibu Kota Ukraina, mengungkapkan bahwa tiga orang tewas dalam serangan malam hari yang terjadi di pusat Kyiv pada Sabtu dini hari.
Serangan ini menargetkan Distrik Shevchenkivskyi, sementara puing-puing dari serangan tersebut juga menghantam Distrik Desnyanskyi di seberang Sungai Dnipro yang membelah ibu kota.
Dalam unggahan di aplikasi Telegram, Tkachenko mengonfirmasi bahwa insiden ini menyebabkan kerusakan parah di beberapa lokasi.
"Jendela-jendela hancur di Distrik Shevchenkivskyi, termasuk di sebuah stasiun metro, sementara asap terlihat keluar dari sebuah apartemen," ungkap Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko.
Ia juga menyebutkan bahwa jaringan pipa air mengalami kerusakan, dan tim perbaikan telah dikerahkan ke lokasi.
Klitschko menambahkan bahwa sistem pertahanan udara dioperasikan selama serangan untuk melindungi wilayah ibu kota. Peringatan serangan udara di Kyiv sendiri telah dicabut setelah berlangsung selama lebih dari satu jam.
Pemerintah terus memantau situasi dan memastikan langkah-langkah pemulihan berjalan cepat untuk mengatasi dampak serangan ini.
Berita Terkait
-
Pulang Kampung: Harapan Warga Gaza Usai Gencatan Senjata Israel-Hamas
-
Putin Tawarkan Damai, Tapi dengan Harga Mahal: Ukraina Harus Tinggalkan NATO
-
Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata, Pertempuran di Gaza Berakhir
-
Ulasan Film Unbroken: Kisah Atlet Olimpiade yang Menjadi Tawanan Perang
-
Rusia Tetap Bertahan di Suriah: Lavrov Tegaskan Komitmen Moskow di Timur Tengah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan
-
Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya