Suara.com - Timur Tkachenko, Kepala Administrasi Militer Ibu Kota Ukraina, mengungkapkan bahwa tiga orang tewas dalam serangan malam hari yang terjadi di pusat Kyiv pada Sabtu dini hari.
Serangan ini menargetkan Distrik Shevchenkivskyi, sementara puing-puing dari serangan tersebut juga menghantam Distrik Desnyanskyi di seberang Sungai Dnipro yang membelah ibu kota.
Dalam unggahan di aplikasi Telegram, Tkachenko mengonfirmasi bahwa insiden ini menyebabkan kerusakan parah di beberapa lokasi.
"Jendela-jendela hancur di Distrik Shevchenkivskyi, termasuk di sebuah stasiun metro, sementara asap terlihat keluar dari sebuah apartemen," ungkap Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko.
Ia juga menyebutkan bahwa jaringan pipa air mengalami kerusakan, dan tim perbaikan telah dikerahkan ke lokasi.
Klitschko menambahkan bahwa sistem pertahanan udara dioperasikan selama serangan untuk melindungi wilayah ibu kota. Peringatan serangan udara di Kyiv sendiri telah dicabut setelah berlangsung selama lebih dari satu jam.
Pemerintah terus memantau situasi dan memastikan langkah-langkah pemulihan berjalan cepat untuk mengatasi dampak serangan ini.
Berita Terkait
-
Pulang Kampung: Harapan Warga Gaza Usai Gencatan Senjata Israel-Hamas
-
Putin Tawarkan Damai, Tapi dengan Harga Mahal: Ukraina Harus Tinggalkan NATO
-
Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata, Pertempuran di Gaza Berakhir
-
Ulasan Film Unbroken: Kisah Atlet Olimpiade yang Menjadi Tawanan Perang
-
Rusia Tetap Bertahan di Suriah: Lavrov Tegaskan Komitmen Moskow di Timur Tengah
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini
-
Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar
-
Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan
-
Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang
-
Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan