Suara.com - Yordania telah menegaskan kembali penolakannya terhadap pemindahan warga Palestina dari Gaza, sebagai tanggapan yang jelas terhadap saran Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, agar negara-negara Arab menerima lebih banyak orang dari wilayah yang dilanda konflik tersebut.
Dalam pernyataan kepada wartawan pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Ayman Safadi menyatakan bahwa sikap Yordania terhadap pemindahan warga Palestina dari Gaza tetap "tegas dan tidak tergoyahkan," seperti dilaporkan oleh Reuters.
Diplomat senior Yordania juga membagikan postingan di X yang menekankan dukungan negaranya terhadap kesepakatan gencatan senjata di Gaza, serta pentingnya pelaksanaan sepenuhnya dan pengiriman bantuan kemanusiaan ke seluruh wilayah Jalur Gaza.
“Yordania memiliki komitmen untuk melindungi kepentingan, prinsip, dan warganya,” tambahnya dalam postingannya.
Pada hari Sabtu, Presiden Trump menyatakan kepada wartawan di Air Force One bahwa Yordania, Mesir, dan negara-negara Arab lainnya seharusnya menerima lebih banyak warga Palestina dari Jalur Gaza untuk “membantu membersihkan” daerah tersebut.
Trump mengungkapkan bahwa dia telah menelepon Raja Yordania Abdullah II pada hari yang sama dan berencana berbicara dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi pada hari Minggu.
Kelompok Palestina menolak rencana Trump, menyatakan bahwa setiap upaya untuk memindahkan warga Palestina secara paksa akan ditentang.
Berita Terkait
-
Trump Pertimbangkan AS Bergabung Lagi dengan WHO: Sinyal Baru dari Gedung Putih?
-
Hamas Tuding Israel Halangi Pengungsi Palestina Kembali ke Gaza Utara: Gencatan Senjata Dipertanyakan
-
Perjanjian Bersejarah: Empat Tentara Israel Dibebaskan oleh Brigade Al-Qassam, 200 Tahanan Palestina Kembali ke Keluarga
-
Donald Trump: Bom 2.000 Pon Dalam Perjalanan Menuju Israel
-
Trump dan Menkeu Israel Ingin Pindahkan Warga Palestina ke Negara Lain, Hamas Tegas Menolak
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi