Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor. Mereka dipanggil dalam rangka mengikuti rapat terbatas atau ratas.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang turut hadir ke Hambalang, menyampaikan ratas tersebut membahas permasalahan mengenai kelapa sawit.
"(Ratas) masalah sawit sama lahan hutan. Sawit yang di lahan hutan," kata Nusron kepada wartawan usai meninggalkan Hambalang, Jumat (31/1/2025).
Nusron membenarkan salah satu pembahasan dalam rapat terbatas ialah terkait Satgas penertiban kawasan hutan.
"Ya, salah satunya itu," kata Nusron.
Melalui ratas tersebut, Prabowo turut menginstruksikan kepada jajaran. Nusron berujar Prabowo menginstruksikan agar aset-aset negara bisa kembali dikuasai.
"Kembalikan dan kuasai kembali aset-aset negara yang dikuasai oleh pihak-pihak lain," kata Nusron.
Adapun Nusron turut menyampaikan perkembamgan terkait perkara pagar laut kepada Prabowo.
"Enggak, enggak. Setidaknya pagar laut aku laporan aja," ujarnya.
"Iya (laporan perkembangan)," sambungnya.
Tinggalkan Hambalang
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih tampak meninggalkan kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Mereka meninggalkan wilayah Bojong Koneng usai mengikuti rapat terbatas atau ratas.
Pantauan Suara.com di lokasi, tampak mobil berpelat RI 28 2 yang keluar lebih dulu mulai pukul 16.46 WIB. Diketahui mobil tersebut merupakan mobil Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
Disusul kemudian oleh mobil Menteri Keuangan Sri Mulyani berpelat RI 19 dan mobil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ang berpelat dinas Kementerian Pertahanan 1-00.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menggunakan mobil berpelat dinas TNI tampak membuka jendela mobil. Ia melambaikan tangan, menyapa awak media yang menunggu di dekat kediaman pribadi Prabowo.
Berita Terkait
-
LHKPN Disorot Eks Penyidik KPK, Netizen Tak Percaya Harta Raffi Ahmad Rp1 Triliun: Napas Dia Aja Setara Gaji UMR
-
Total Kekayaan Putri Zulhas Capai Rp89,7 Miliar, LHKPN Zita Anjani Jomplang dari Raffi Ahmad Bak Bumi dan Langit!
-
Aneh tapi Nyata, Ferry Irwandi Curigai Raffi Ahmad Ogah Setor Mobil Lexus RI 36 ke LHKPN: Wadidaw!
-
Koar-koar Minta Hemat Anggaran tapi Kabinet Gemuk, Prabowo Ditantang Copot Menteri Tak Becus Kerja
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek
-
Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'
-
Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan
-
Menkes Budi Buru-buru Tinggalkan Rapat DPR Usai Pimpinan Dapat WA, Sampai Diminta Hindari Wartawan
-
Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!
-
Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Ngeri! Ikrar Nusa Bhakti Duga Proyek MBG Jadi Bancakan Dana Pemilu 2029
-
Rincian Jatah Korupsi di Muara Enim: Bupati 5 Persen, Kadis 3 Persen, Sisanya Buat PPK
-
Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah
-
Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya