Suara.com - Viral sebuah video yang menunjukkan pedagang gorengan tetap membuka lapak di tengah banjir tinggi beredar di media soal.
Hujan yang terus mengguyur akhir-akhir ini membuat sejumlah wilayah di Indonesia banjir besar termasuk di wilayah Landak, Kalimantan Barat.
Namun, hal yang menarik perhatian dalam video viral itu adalah seorang pedagang gorengan yang tetap menjalankan usahanya berjualan gorengan di tengah banjir setinggi dada orang dewasa.
Seperti dalam video yang dibagikan akun Instagram @undercover.id memperlihatkan pedagang gorengan di Kabupaten Landak terus melayani pelanggannya bahkan ramai dikunjungi.
Para pembelinya pun rela antre menunggu gorengan dibuat seperti pisang, tempe, dan sempol. Mereka seolah tetap mencari kehangat di situasi dinginnya banjir yang terjadi.
Melihat video tersebut, netizen pun membanjirnya dengan berbagai komentar. Ada yang memberikan respon lucu hingga menyindir pemerintah setempat karena dianggap menjadi alasan terjadinya banjir terjadi.
"Terbukti dinobatkan sebagai negara paling santuyyyy di dunia," ungkap @ut***aa.
"Definisi buka tiap hari tutup hari kiamat (emoji ketawa)," cuit @k.***2.3
"Jgn sampai ada yg nyenggol nampan (emoji ketawa)," kata akun @al***10.
"Kata gue tega banget dah pemerintah. Udah mah lingkungan mereka dirusak, mereka juga kudu sengsara," timpal @aw***nn.
"Pdhl kab. Landak ini hutan nya luas... kok bisa banjir yaa... oohh lupa hutan sawit nya lebih luas drpd hutan alami nya (emoji ketawa 3x)," imbuh @bi***al.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Heboh Donasi Deddy Mulyadi untuk Bayar Hutang dan Beli Rumah Disalahgunakan Seorang Ibu
-
Diklaim Bisa Cegah Banjir Parah, Pemprov Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca Mulai Hari Ini
-
Tertangkap usai Aksinya Viral! Guru SD di Tangerang Banting Balita Gegara Merengek saat Diajak Keliling Naik Motor
-
Apa Kata Raffi Ahmad Saat Pejabat Diminta Naik Transportasi Umum? Buntut Heboh Kasus Patwal Viral!
-
Norman Kamaru Sekarang Kerja Apa? Eks Briptu yang Dulu Viral Joget 'Chaiyya Chaiyya'
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program