Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para komandan satuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Kepresidan Bogor, Jawa Barat. Prabowo akan memberikan pengarahan langsung kepada para komandan satuan, Jumat (7/2/2025).
Pantauan Suara.com di Istana Kepresidenan Bogor, Prabowo hadir memasuki tempat acara pukul 16.07 WIB. Kehadiran Prabowo langsung disambut para komandan satuan TNI dengan berdiri tegak.
Mereka bahkan sampai menyanyikan mars TNI diringi tepukan tangan dari para komandan satuan.
Nyanyian mars TNI terus dikumandangkan saat Prabowo menyalami sejumlah komandan satuan di tempat acara. Tampak para komandan satuan yang dihampiri Prabowo memberikan hormat dan bersalaman dengan kepala negara.
Mendampingi Prabowo saat menyalami sejumlah komandan satuan adalah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Acara diawali dengan laporan dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Turut mendampingi Agus, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.
Sebelum memberikan arahan kepada komandan satuan TNI, Prabowo lebih dulu memimpin Sidang Perdana Dewan Pertahanan Nasional di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jumat siang.
Melalui sidang tersebut, Prabowo mengingatkan kepada jajaran Kabinet Merah Putih bahwa masalah pertahanan suatu negara merupakan hal yang vital. Hal itu disampaikan saat kepala negara memimpin Sidang Perdana Dewan Pertahanan Nasional.
"Bahkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar kita, Undang-Undang Dasar 1945 tujuan nasional pertama adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Asas pertama adalah asas perlindungan, artinya asas pertahanan," kata Prabowo di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (7/2/2025).
Baca Juga: Prabowo Ungkap Dewan Pertahanan Nasional Terwujud 22 Tahun Setelah Undang-undangnya Disahkan
Melalui sidang perdana tersebut, Prabowp mengatakan pembentukan Dewan Pertahanan Nasional sudah sejak lama diamanatkan sejak tahun 2002, tetapi baru diwujudkan setelah 22 tahun.
Prabowo berujar pembentukan Dewan Pertahanan Nasional telah diamanatkan melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.
"Khususnya Pasal 15 tentang pembentukan Dewan Pertahanan Nasional. Tapi baru kita wujudkan tahun 2024. Berarti baru 22 tahun sesudah undang-undang disahkan kita sekarang memiliki Dewan Pertahanan Nasional sesuai perintah undang-undang, sesuai dengan amanat dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Buka Suara Soal Ejekan Bajingan Tolol : Itu Ulah Buzzer
-
Prabowo Ungkap Dewan Pertahanan Nasional Terwujud 22 Tahun Setelah Undang-undangnya Disahkan
-
Bukan Sekali-Dua Kali, Prabowo Sering Peringatkan Semua Anggota Kabinetnya Jangan Bandel
-
Singgung Pembukaan UUD 45, Prabowo ke Jajaran Kabinet: Pertahanan Negara Hal Paling Vital!
-
Yakin Menteri Golkar Tak Kena Reshuffle, Idrus Marham: Sudah Bangun Kesepahaman Koalisi Permanen
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Wali Kota Ungkap Penyebab Daratan Sampah di Tanggul NCICD Muara Baru
-
Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI di Istana, Bahas Arah Strategi Pertahanan
-
Habiburokhman Tanggapi SP3 Kasus Ijazah Jokowi yang Libatkan Eggy Sudjana
-
5 Gerak Cepat Sufmi Dasco Ahmad untuk Percepatan Pemulihan Aceh
-
Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari
-
Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta - Makassar Hilang Kontak di Maros Pangkep
-
Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua
-
Rekayasa Lalu Lintas Bakal Diberlakukan di Kota Tua Mulai Akhir Januari, Cek Jadwalnya!
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj