Suara.com - Mantan menteri sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir telah menyatakan bahwa Israel telah menjadi "bahan tertawaan" di Timur Tengah, dan menyerukan agar penduduk Gaza segera dipindahkan ke negara-negara tetangga.
Ben Gvir, yang mengundurkan diri dari kabinet Netanyahu karena perjanjian gencatan senjata dengan Hamas, mengatakan pada hari Minggu bahwa pemindahan paksa warga Gaza harus dimulai tanpa penundaan.
Dia mengatakan bahwa meskipun Presiden AS Donald Trump yakin masih ada waktu, kepentingan Israel tidak dapat menerima penundaan apa pun.
Ben-Gvir menunjukkan bahwa Israel telah menjadi bahan tertawaan di Timur Tengah, dan membanggakan bahwa dia adalah satu-satunya anggota kabinet yang menentang izin masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Baru-baru ini, Trump menyarankan agar Amerika Serikat "mengambil alih" Gaza setelah hampir 2,2 juta warga Palestina telah dipindahkan ke luar wilayah tersebut.
Usulan tersebut telah memicu kemarahan di seluruh wilayah dan sekitarnya, dengan organisasi hak asasi manusia mengatakan bahwa hal itu dapat dianggap sebagai pembersihan etnis.
Hamas mengecam rencana Trump sebagai “sama sekali tidak dapat diterima”, dan menegaskan bahwa warga Palestina di Gaza tidak akan pernah meninggalkan tanah mereka dan tidak akan membiarkan satu penjajah digantikan oleh penjajah lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan
-
Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas
-
Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta
-
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun
-
Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran
-
Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar
-
DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen