Suara.com - Kepolisian Delhi menangkap dua remaja laki-laki atas dugaan pembunuhan seorang pria berusia 24 tahun yang ditemukan tewas di sebuah kolam di Smriti Van, Delhi Timur.
Salah satu remaja, yang berusia 16 tahun, diduga menjadi dalang dalam aksi keji ini karena merasa terganggu dengan hubungan ibunya dan korban.
Kasus ini terungkap pada Senin pagi ketika warga setempat menemukan sesosok mayat di dalam kolam. Saat polisi tiba di lokasi dan mengevakuasi jenazah, mereka menemukan luka parah di bagian kepala korban.
Tim kriminal dan Forensik (FSL) langsung melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara.
Wakil Komisaris Polisi (Timur), Abhishek Dhania, mengatakan bahwa berdasarkan catatan detail panggilan (CDR) korban, diketahui bahwa pria tersebut menjalin hubungan dengan seorang wanita yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Polisi kemudian melacak dan menginterogasi wanita tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan, wanita itu mengaku telah menjalin hubungan dengan korban selama dua tahun terakhir. Pada hari Sabtu, dia meminta putranya yang berusia 16 tahun untuk mengantarnya pulang," kata Dhania.
Namun, diduga kuat sang anak tidak menyetujui hubungan ibunya dengan korban. Bersama seorang temannya yang berusia 17 tahun, remaja tersebut merencanakan pembunuhan pria itu.
Polisi menyatakan bahwa kedua remaja itu kini telah ditangkap dan tengah diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui detail peristiwa tersebut.
Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit Lal Bahadur Shastri untuk keperluan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Sementara itu, penyelidikan terus dilakukan, termasuk menelusuri rekaman CCTV dan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Juru Masak Tewas Disiksa di Bus Setelah Tumpahkan Makanan, Batangan Besi Dipakai untuk Serang Area Genital Korban
-
Kejang-kejang usai Kepala Dihajar Pakai Balok, Remaja di Lampung Selatan Tewas di Tangan Kepala Dusun
-
Intip 4 Gaya Girly ala Proy Pokvorachat untuk Remaja Kekinian
-
Dari Menangkap Ikan hingga Mobil Remot, Atraksi Seru di Car Free Day Jambi
-
Ulasan Novel Under Baswara's Feet, Rahasia di Balik Tugas Sinematografi
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai
-
HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi