Suara.com - Seorang hakim federal memerintahkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk segera mengembalikan pendanaan bagi ratusan kontraktor bantuan asing. Hal ini menyusul pembekuan menyeluruh yang telah berlangsung selama 90 hari dan menghancurkan banyak kontraktor.
Perintah pengadilan ini secara efektif memblokir upaya pemerintahan Trump untuk membatalkan kontrak-kontrak yang telah ada serta penghargaan bantuan asing yang berlaku sebelum Trump menjabat pada 20 Januari.
Hakim Distrik AS, Amir Ali, dalam pengajuannya di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia, menegaskan bahwa penangguhan ini harus diperlakukan sebagai langkah awal yang rasional untuk mengevaluasi kembali program-program bantuan tersebut.
"Setidaknya hingga saat ini, para terdakwa belum memberikan penjelasan mengapa penangguhan menyeluruh atas semua bantuan luar negeri yang disetujui oleh Kongres dilakukan," katanya.
Langkah ini telah menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan ribuan perjanjian dengan berbagai bisnis, lembaga nirlaba, dan organisasi di seluruh negeri.
Selama beberapa bulan terakhir, Trump telah aktif mengambil langkah-langkah untuk merombak pemerintahan, termasuk PHK besar-besaran dan pemecatan ratusan pegawai negeri sipil serta pejabat tinggi, sebagai bagian dari upayanya untuk merampingkan birokrasi dan membawa lebih banyak loyalis ke dalam pemerintahan.
Berita Terkait
-
Resto Legendaris Berumur 60 Tahun Lebih Tutup 180 Gerai di Amerika
-
AS Jatuhkan Sanksi terhadap Jaksa ICC Karim Khan atas Keputusan soal Israel
-
Setelah Bertempur Lawan ISIS, Kapal Induk AS Malah Tabrakan dengan Kapal Dagang di Mesir
-
Heboh! Trump Ingin Rusia Kembali ke G7, Bakal Picu Konflik Antar Negara Maju?
-
AS Minta Negara-Negara Arab Ajukan Alternatif atas Rencana Trump di Gaza
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan