Suara.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan pengarahan terhadap kepada kepala daerah dari partai tersebut, hasil Pilkada 2024 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2025).
Megawati bersama putranya, yang juga Ketua DPP PDIP bidang ekonomi kreatif dan ekonomi digital, M Prananda Prabowo dan Ketua DPP PDIP bidang perempuan dan anak Bintang Puspayoga hadir di acara Pengarahan Kepala Daerah tersebut.
Kehadirannya disambut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP bidang kehormatan partai Komarudin Watubun dan Ketua DPP PDIP bidang kebudayaan yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Rano Karno.
Megawati memberi pengarahan tertutup kepada kepala dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan yang menang Pilkada Serentak 2024.
Dalam arahannya, Megawati menyampaikan berbagai macam topik. Putri Proklamator Bung Karno itu menceritakan lawatannya selama lebih dari 16 hari melakukan perjalanan ke berbagai negara.
Yakni ke Italia untuk menghadiri acara internasional. Ia juga berdialog dengan mantan Wapres AS Al Gore.
Megawati bercerita bagaimana ia bertemu serta berdiskusi dengan Paus Fransiskus. Megawati juga menceritakan pengalamannya melaksanakan ibadah umroh di Arab Saudi dan bertemu dengan keluarga pemimpin Uni Emirates Arab.
Megawati juga menyinggung topik pemerintahan. Ia menceritakan tentang pengalaman panjangnya di pemerintahan mulai sebagai anggota DPR, wakil presiden, hingga presiden kelima RI.
Dari situ, Megawati meminta agar para kepala daerah dari PDIP benar-benar menjadikan rakyat sebagai tujuan utama pemerintahannya.
Baca Juga: Ironi Retreat Kepala Daerah: Minim Manfaat di Tengah Efisiensi Anggaran
“Makanya saya juga memerintahkan agar kalian selalu melihat ke Akar Rumput. Itu perintah utama saya. Kalau kamu tidak turun ke Akar Rumput, mending out dari partai,” kata Megawati.
“Kalian bisa jadi seperti sekarang ini karena rakyat. Kalau enggak karena ada rakyat, kalian takkan bisa duduk di posisi sekarang ini,” imbuhnya.
Megawati juga mengingatkan bahwa peradaban dunia akan baik apabila anak-anak Indonesia dididik dengan baik.
Supaya benar-benar memberi perhatian pada program yang memastikan kesejahteraan anak-anak Indonesia di wilayahnya masing-masing, terutama mengatasi stunting.
"Seluruh kepala daerah agar memberi perhatian untuk mengatasi kemiskinan ekstrim, penciptaan lapangan kerja dan juga stunting serta menyediakan makanan bergizi bagi rakyat, terlebih bagi kepala daerah perempuan," katanya.
Tidak Main-main Anggaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'