Suara.com - Sejumlah DPRD seluruh Indonesia tampak ikut hadir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Mereka datang untuk menghadiri acara pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, tampak mereka sudah berbondong-bondong datang lebih dulu sebelum acara pelantikan dimulai.
Mayoritas dari mereka merupakan pimpinan DPRD di provinsinya masing-masing.
Salah satu yang tampak hadir yakni Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin. Ia menyampaikan, jika dirinya memang mendapatkan undangan untuk menghadiri pelantikan Pramono dan Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
"Hari ini saya terundang untuk menyaksikan pelantikan Gubernur Jakarta, Mas Pram dan Bang Dul," kata Khoirudin.
Adapun mereka kemudian masuk ke dalam lokasi acara pelantikan. Sementara itu sejumlah kepala daerah perwakilan sudah hadir di Komplek Istana Kepresidenan.
Acara pelantikan sendiri akan dimulai pada pukul 10.00 WIB.
Berikut Rundown Pelantikan
Bedasarkan informasi yang dihimpun, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah nantinya akan lebih dulu berkumpul di Monas pada pukul 9.00 WIB. Selanjutnya Pukul 09.30 WIB, para Calon Kepala Daerah membentuk barisan dengan didahului oleh Drum Band Gita Praja IPDN, selanjutnya dengan berbaris masuk ke Istana Merdeka melalui pintu utama.
Baca Juga: Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah dan Wakil di Istana, Jakarta Dijaga Ketat 2.802 Personel!
Kemudian Pukul 09.45 WIB, masuk melalui Pintu Utama menerima Jajaran Kehormatan dari Yonwalprotneg Paspampres, selanjutnya maju sampai dengan Presiden Lounge, selanjutnya masuk ke dalam lorong sampai dengan tenda tempat acara. Drum Band Gita Praja IPDN belok kiri menuju Pintu Kubah.
Pukul 10.00 WIB, Presiden RI tiba di tempat acara, selanjutnya acara dimulai dengan susunan acara, sebagai berikut:
- Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
- Pembacaan Keppres dan Kep Mendagri.
- Pemberian SK dan Penyematan Tanda Pangkat Jabatan Kepala Daerah.
- Pengambilan Sumpah Jabatan oleh Presiden RI.
- Penandatanganan BAP.
- Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
- Pemberian Selamat oleh Presiden dan Wakil Presiden RI.
Adapun jumlah total peserta sebanyak 2.559 orang. Sementara disiapkan tenda di kawasan Monas yang dapat menampung 2.500 orang. Lokasi parkir undangan juga disiapkan di Monas.
Diketahui, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan dilantik sebanyak 481 daerah, terdiri dari 33 privinsi, 364 kabupaten, dan 84 kota.
Sedangkan yang tidak dilantik di Istana Kepresidenan Jakarta pada 20 Februari 2025, ini terdiri dari 40 provinsi (Tahap Sidang Mahkamah Konstitusi), 22 provinsi dan kab/kota di wilayah Aceh, 2 Kab/Kota (Kab Bangka dan Kota Pangkal Pinang yang melaksanakan Pilkada Ulang karena kotak kosong menang).
Berita Terkait
-
Foto Bareng Warga di Monas, 961 Kepala Daerah Bersiap Ikuti Pelantikan Historis
-
Momen Khofifah hingga Bobby Nasution Antre Masuk Tenda di Monas Jelang Pelantikan Kepala Daerah Terpilih
-
Rano Karno Didampingi Istri Sambangi Kediaman Pramono Anung Jelang Pelantikan
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah dan Wakil di Istana, Jakarta Dijaga Ketat 2.802 Personel!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti