Suara.com - Aksi Indonesia Gelap yang diikuti berbagai elemen massa di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat (Jakpus), Jumat (21/2/2025) selesai.
Massa aksi membubarkan diri dengan tertib setelah sempat melakukan aksi pelemparan batu hingga bom molotov ke arah petugas.
Massa juga sempat melakukan pembakaran dengan menutup ruas jalan yang berada di Bundaran Jalan MH Thamrin.
Massa terpantau mulai meninggalkan lokasi demonstrasi sekira jam 20.36 WIB.
Sementara sisa sampah yang dibakar massa berusaha dipadamkan petugas PPSU menggunakan air yang bersumber dari kolam di Bundaran MH Thamrin.
Akibat disiram air, api tiba-tiba membesar. Sehingga memancing sorakan dari sisa-sisa massa yang masih bertahan di lokasi.
"Woo," kata massa merespon penyiraman yang dilakukan PPSU, Jumat (21/2/2025).
Usai memadamkan api, PPSU kemudian membersihkan sisa sampah yang masih berserakan di jalan.
Sementara ruas Jalan Medan Merdeka Barat yang mengarah ke Istana Negara masih ditutup. Petugas juga masih mengangkat barrier beton menggunakan forklift.
Baca Juga: Jakarta Memanas, Massa Aksi Indonesia Gelap Bakar Kaos Prabowo-Gibran!
Sebelumnya diberitakan, demonstrasi bertajuk Indonesia Gelap berlangsung di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Massa aksi yang tergabung dari koalisi masyarakat sipil dan mahasiswa ini memprotes kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.
Adapun mereka menuntut beberapa tuntutan, diantaranya yakni
- Segera sahkan UU Pro Rakyat yakni RUU Masyarakat Adat, RUU Perampasan Aset, dan RUU PRT;
- Tolak UU Anti Rakyat, diantaranya revisi UU TNI, Revisi UU Minerba, dan revisi UU Polri;
- Melakukan evaluasi kebijakan diantaranya efisiensi anggaran, kabinet gemuk;
- Batalkan kebijakan tentang multifungsi TNI-Polri, Inpres nomor 1 tahun 2025, dan pembangunan IKN Nusantara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Pangan RI dalam Bahaya? Pakar Ungkap Efek Suhu Panas yang Bisa Bikin Bulir Padi Tak Terbentuk
-
Petaka Berenang di Ciliwung: Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus, Tim SAR Sisir Sungai Hingga 4 Km
-
Militer AS Frustrasi Lawan Iran, Donald Trump Malah Bahas Narkoba di Gedung Putih
-
Dibalik Megahnya USS Gerald R. Ford: Toilet Tersumbat, Serangan AS ke Iran pun Terhambat, Kualat?
-
Viral! Hotel di Negara Ini Buat Pengumuman: Hewan dan Orang Yahudi Dilarang Masuk
-
Kejar Target Tembus Top 50 Kota Global, Pramono Anung 'Gerilya' ke Tiongkok hingga Jepang
-
Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!
-
Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan
-
Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?
-
Kuota Dipangkas, Jalur Diubah: 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji di Tengah Perang