Kemudian pada hari Jumat, di Ruang Oval, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa perang itu "tidak terlalu memengaruhi Amerika Serikat. Perang itu terjadi di seberang lautan. Perang itu memengaruhi Eropa."
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, yang posisinya terhadap Ukraina sangat berbeda dari arus utama Eropa, tampaknya menggemakan sebagian retorika pemerintahan Trump baru-baru ini pada hari Sabtu. Ia menggambarkan tetangga Hongaria yang dilanda perang itu sebagai "zona penyangga" antara Rusia dan NATO dan menyiratkan Budapest mungkin menghalangi upaya Kyiv untuk bergabung dengan UE.
Sekutu Eropa Ukraina
Ribuan orang yang mengibarkan bendera Ukraina biru-kuning berbaris ke Kedutaan Besar Rusia di London pada hari Sabtu, menuntut agar Ukraina diberi lebih banyak dukungan dan tempat di meja perundingan untuk mengakhiri perang tiga tahun itu.
Para pengunjuk rasa meneriakkan "Trump, Anda bukan teman, Anda pengkhianat Ukraina." Penyelenggara menyerukan penarikan pasukan Rusia dan peningkatan bantuan militer untuk memperkuat posisi Kyiv.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer akan mengunjungi Washington minggu depan untuk pembicaraan yang difokuskan pada Ukraina. Ia menekankan bahwa tidak ada keputusan tentang masa depan negara itu yang dapat dibuat tanpa keterlibatan Kyiv.
Starmer berbicara dengan Zelenskyy pada hari Sabtu dan menegaskan kembali "dukungan kuat Inggris untuk Ukraina dan komitmen untuk mengamankan perdamaian yang adil dan abadi untuk mengakhiri perang ilegal Rusia," kata kantor perdana menteri.
Sekutu-sekutu Ukraina di Uni Eropa juga tampaknya mendukungnya, karena menteri luar negeri negara itu pada hari Jumat dan Sabtu mengadakan serangkaian panggilan bilateral yang katanya bertujuan untuk mengoordinasikan upaya diplomatik pada saat ketidakpastian yang intens atas posisi Washington.
Menurut unggahan media sosial Andrii Sybiha, ia telah berbicara dengan para diplomat tinggi dari Prancis, Spanyol, Polandia, Finlandia, dan negara-negara Baltik, antara lain.
Baca Juga: Rusia Klaim Kuasai Dua Desa di Ukraina Timur
“Membiarkan Putin berhasil akan membawa konsekuensi buruk bagi stabilitas dan cara hidup bersama setiap keluarga di Eropa dan AS. Biaya untuk meredakan ketegangan akan dibayar oleh orang biasa,” kata Sybiha dalam sebuah posting di X pada hari Sabtu.
Berita Terkait
-
Trump vs Media: AP Gugat Larangan Liputan Akibat Tidak Ikut Istilah 'Gulf of America'
-
Donald Trump Ingin Hentikan Perang, Dorong Perundingan Antara Zelenskyy dan Putin
-
Pasukan Ukraina Ragukan Perundingan Damai Rusia-AS, Siap Terus Bertempur
-
Rusia Klaim Kuasai Dua Desa di Ukraina Timur
-
Trump Ejek Trudeau, Undang Nonton Hoki Bareng!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!