Suara.com - Grup band metal asal Garut Voice of Baceprot (VOB) ikut menyuarakan dukungan kepada band Sukatani yang diduga mengalami intimidasi dari kepolisian. Kejadian pembungkaman pada karya kritik sosial seharusnya tak dilakukan oleh aparat.
Aksi dukungan pada Sukatani dilakukan VOB saat tampil di M-Bloc, Jakarta Selatan pada Sabtu (23/2/2025). Vokalis VOB, Firda Marsya Kurnia menyinggung sudah ada beberapa kali kejadian pihak yang takut dengan karya kritis seperti lukisan dan buku.
"Ada yang takut pada lukisan, ada yg takut pada buku," ujar Firda dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube uploadguy, dikutip Minggu (23/2/2025).
"Dan terbaru ada yang panik sama lirik," lanjut Firda.
Bersamaan dengan ungkapan itu, ditampilkan di layar tulisan #kamibersamasukatani dengan lambang dua topeng yang biasa dipakai personil Sukatani.
"Kami bersama sukatani," teriak salah satu penonton.
Melanjutkan ungkapannya, Firda mengajak penonton berdoa agar bisa tetap bermain musik. Ucapannya ini menjadi pengantar sebelum VOB memainkan lagu berjudul "God, Allow Me (Please) To Play Music".
"Maka mungkin ini saatnya kita berdoa, tuhan izinkan kami bermain musik saja," ucap Firda.
"Im not a criminal, im not the enemy, i just wanna sing our song to show my soul," pungkas Firda saat menyanyikan potongan lirik lagu itu.
Baca Juga: Mahfud MD Bela Band Punk Sukatani, Bikin Lagu Mengkritik Adalah HAM!
Berita Terkait
-
Aksi Solidaritas untuk Sukatani Digelar di Purbalingga, Warga Bagi-bagi Sayur Hingga Nyanyi Lagu 'Bayar Bayar Bayar'
-
Cuplikan Video Lawas Nicholas Saputra Tak Dibantu Aparat Viral, Sindir Oknum Sejak Dulu?
-
Geger Band Sukatani Diintimidasi hingga Lagunya Ditarik, Personilnya Juga Dipecat Jadi Guru Honor?
-
Mahfud MD Bela Band Punk Sukatani, Bikin Lagu Mengkritik Adalah HAM!
-
Bupati Purbalingga Janji Bantu Novi Vokalis Sukatani Cari Pekerjaan Baru Usai Dipecat Jadi Guru
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan