Suara.com - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai konyol karena sikapnya yang mengajak kepala daerah terpilih dari PDIP untuk tetap ikut retreat di Magelang, sehingga tidak memenuhi instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Pengamat politik Rocky Gerung menyebut bahwa pernyataan Jokowi itu menunjukan kalau mantan politisi PDIP tersebut nampak ingin memecah opini publik atas instruksi Megawati.
"Yang konyol adalah permintahan dari Pak Jokowi untuk jangan mendengarkan perintah Megawati. Secara implisit atau bahkan eksplisit, dalam video yang viral itu Jokowi meminta supaya kepala daerah itu ya datanglah ke Magelang, tidak usah ikuti perintah ibu Mega. Jokowi tetap ingin jadi pemecah opini publik," kata Rocky, dikutip dari tayangan video dikanal YouTube pribadinya, Senin (24/2/2025).
Namun, upaya itu jelas gagal karena pada akhirnya seluruh kepala daerah dari PDIP tetap mengikuti arahan Megawati. Rocky menyebutkan kalau para kader itu telah punya semacam ideologi yang kuat dalam menyikapi arahan dari petinggi partai.
"Karena sudah ada semacam kristalisasi ideologi bahwa komando Ibu Mega itu melampaui semua undangan, entah itu dari Departemen Dalam Negeri atau dari Presiden bahkan untuk tidak perlu menghadiri pembekalan di Magelang. Dan itu hal yang mesti kita hormati karena ini perintah partai," katanya.
Rocky membenarkan pernyataan Jokowi yang menyebut kalau kepala daerah memang dipilih rakyat. Akan tetapi, pengusungannya sebagai kepala daerah tetap dengan menggunakan partai. Sehingga, dia menjelaskan kalau kendati pun ada kepala daerah PDIP yang tidak mengikuti intruksi Megawati, ada risiko ke depan yang bisa jadi memengaruhi kepemimpinannya di daerah.
"Sanksi itu kalau diberikan oleh Megawati, artinya dia dicabut (keanggotaan partai), mungkin tetap Bupati. Tapi apa konsekuensinya kalau dia tidak punya lagi back up politik? Artinya kedudukan dia di daerah sebagai bupati atau walikota atau Gubernur itu akan jadi sasaran tembak dari lawanan politik tanpa ada pembelaan dari PDIP," jelasnya.
Perhitungan seperti itu, tambah Rocky, tentu telah disiapkan oleh Megawati. Sehingga akhirnya mengeluarkan instruksi tersebut.
Baca Juga: Elite PDIP Mendadak Temui Megawati di Teuku Umar, Ada Instruksi Khusus?
Berita Terkait
-
Rano Karno Siap Hadiri Penutupan Retreat, Meski Dilarang PDIP
-
Megawati Larang, Rano Karno Malah Tetap Hadiri Retreat Prabowo di Magelang
-
PDIP Dituding Bangkang Pemerintah karena Tolak Hadiri Retret Kepala Daerah
-
Elite PDIP Mendadak Temui Megawati di Teuku Umar, Ada Instruksi Khusus?
-
Kepala Daerah PDIP Diminta Tetap Ikut Retret Meski Dilarang Megawati, Peneliti BRIN Kutip Ucapan John F Kennedy
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga