Suara.com - Seorang anggota polisi Polres Kaimana, Papua Barat menjadi terduga pelaku pemerkosaan terhadap dua anak perempuan di bawah umur, berinisial M (13), dan C (14).
Kabid Humas Polda Papua Barat Komisaris Besar (Kombes) Ongky Isgunawan mengatakan, saat ini pihaknya melalui Divisi Propam sedang menyelidiki kasus tersebut.
Ongky mengaku, saat ini pihaknya juga sedang mejemput terduga pelaku yang saat ini sedang berada di kampung halamannya, Pulau Seram Maluku.
Dia menuturkan, peristiwa ini bermula ketika kedua korban membuat laporan ke Polres Kaimana. Berdasarkan hasil laporan, kedua korban mengaku jika dirinya mengalami penyekapan dan rudapaksa.
“Masih kita lidik (penyelidikan) dan kita juga mintai keterangan dari saksi-saksi, ada nggak kemudian adanya dugaan rudapaksa oleh anggota, kemudian penyekapan,” kata Ongky kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (24/2/2025).
Ongky mengatakan, dugaan penyekapan yang dilakukan oleh terduga pelaku terhadap kedua korban disinyalir nihil. Hal itu dipatahkan dengan adanya keterangan korban yang mengaku tidak mengalami penyekapan.
“Keterangan dari korban sendiri bahwa tidak ada penyekapan. Kalau untuk kasus yang rudapaksanya, kita sedang proses dan dalam pemeriksaan saksi-saksi lain, dan juga saksi-saksi terlapor,” jelas Ongky.
Saat ini, lanjut Ongky, pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku lantaran hingga saat ini terlapor sedang pulang kampung.
“Sebelum adanya laporan, yang bersangkutan (terduga pelaku) mengajukan izin ke luar daerah, menjenguk orang tua. Dan kita minta bantuan Propam dari Pulau Seram untuk menjemput,” kata Ongky.
Kronologi Versi Polisi
Ongky menjelaskan, kedua korban memang merupakan warga asli dan tinggal di Kaimana. Namun dalam kesehariannya, keduanya anak di bawah umur memiliki kehidupan yang tidak menentu.
Berdasarkan hasil catatan pihak kepolisian, salah seorang anak juga pernah melakukan dugaan pidana.
Dugaan rudapaksa ini bermula saat warga Pasar Baru, melaporkan adanya peristiwa pencurian. Berdasarkan keterangan warga, pencurian itu diduga dilakukan oleh dua orang anak wanita.
C dan M yang dituding melakukan pencurian kemudian ditangkap oleh aparat, pada Minggu (16/2) lalu.
Keduanya kemudian digelandang ke pos pengamanan untuk dilakukan introgasi. Petugas juga meminta menunjukan lokasi pencurian.
Berita Terkait
-
Dituding Gunakan Peluru Tajam saat Bubarkan Massa Pelajar Tolak MBG di Papua, Polda Bantah: Pakai Gas Air Mata!
-
Mantan Ahli Bedah Perancis Diadili atas Dugaan Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual terhadap Hampir 300 Pasien
-
Dosa-dosa Vadel Badjideh ke Anak Nikita Mirzani: Dugaan Pemerkosaan, Kekerasan, hingga Paksa Aborsi
-
DJ Yasmin Laporkan Kasus Percobaan Pemerkosaan, Tapi Ditolak Polisi
-
Dua Terpidana di AS Segera Dieksekusi Suntik Mati, Salah Satunya Pernah Siksa Bayi
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari