Suara.com - Pendidikan merupakan fondasi masa depan dan teknologi memperkokoh pembangunan pondasi tersebut. Institusi pendidikan kini tidak hanya dituntut untuk menyediakan lingkungan belajar yang nyaman, tetapi juga harus memastikan keamanan dan efisiensi operasional.
Di sinilah Antares Eazy hadir sebagai solusi komprehensif dengan membawa teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) Video Analytics yang membantu sektor pendidikan semakin modern serta aman.
Mengelola institusi pendidikan seperti universitas yang dilengkapi berbagai fasilitas tentu bukan hal yang sederhana. Banyak universitas yang masih bergulat dengan kendala operasional seperti pengelolaan ruang yang tidak efisien, keamanan yang rentan, dan ketidakmampuan merespons situasi darurat secara cepat.
Antares Eazy sebagai salah satu produk unggulan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan solusi cerdas berbasis teknologi mutakhir yang dapat diintegrasikan secara fleksibel dengan sistem yang sudah ada.
Antares Eazy dirancang untuk meningkatkan keamanan dan menyederhanakan operasional melalui teknologi yang fleksibel, aman, dan mudah diintegrasikan. Teknologi mutakhir EazyCam dari Antares Eazy yang dilengkapi dengan AI Video Analytics, semakin diperkuat dengan berbagai fitur unggulan seperti People Counting untuk memantau jumlah orang guna memastikan efisiensi penggunaan fasilitas kampus.
Selain itu, terdapat fitur Intrusion Detection yang memberikan peringatan ketika ada pergerakan mencurigakan. Kemudian fitur Fire Detection yang mampu mendeteksi api lebih dini agar terhindar dari terjadinya kebakaran.
"Antares Eazy melalui EazyCam menghadirkan teknologi AI cerdas yang membantu universitas menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, efisien, dan nyaman. Dari mendeteksi potensi bahaya hingga memantau kapasitas kelas, EazyCam mendukung proses belajar-mengajar yang lebih optimal,” kata EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa.
Universitas Suryakencana telah Rasakan Manfaat Antares Eazy
Dampak positif Antares Eazy telah dirasakan oleh Universitas Suryakencana (UNSUR), Cianjur, Jawa Barat. Memanfaatkan EazyCam, UNSUR berhasil meningkatkan keamanan dan efisiensi pengelolaan kampus. Fitur People Counting dari EazyCam membantu UNSUR memantau kapasitas ruang kelas secara akurat, memastikan efisiensi penggunaan fasilitas, sekaligus menciptakan keamanan belajar yang optimal.
Kemudian melalui fitur Intrusion Detection, UNSUR mampu menjaga area sensitif seperti laboratorium dan ruang arsip dengan lebih aman. Sistem ini memberikan peringatan real-time untuk mendeteksi pergerakan mencurigakan, memungkinkan tim keamanan kampus merespons secara cepat dan tepat.
Fire Detection merupakan fitur unggulan lainnya dari Antares Eazy untuk mendeteksi api yang mungkin menjadi penyebab kebakaran. Perlindungan ini menjadi elemen penting mitigasi risiko kebakaran, sekaligus memberikan perlindungan ekstra bagi UNSUR sehingga menjadi kampus yang lebih aman dan nyaman.
Antares Eazy tidak hanya membantu institusi pendidikan seperti UNSUR menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih tangguh dan inklusif, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat menjadi investasi yang memberikan dampak positif signifikan. Tak hanya itu, dengan fitur-fitur yang ada di Antares Eazy, UNSUR dapat mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan sumber daya yang lebih cerdas.
Dari UMKM hingga institusi pendidikan, solusi ini menawarkan fleksibilitas tinggi untuk disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap pengguna. Informasi lebih lengkap tentang Antares Eazy bisa dilihat di sini https://leaptelkom.me/AntaresEazyIoTSolution.
Berita Terkait
-
Pemilik Mobil Listrik Ungkap Biaya Pengisian Selama Enam Bulan, Hasilnya Mengejutkan
-
Perusahaan Teknologi Asal India Kepincut Pasar RI
-
LG Tingkatkan Performa TV Melalui Teknologi AI Terbaru dan AI Magic Remote
-
Solusi AI dengan Data Center di Indonesia Sangat Penting
-
Kiprah Telkomcel dalam Transformasi Digital Timor-Leste
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?