Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Fathi mengaku akan mengawal Bank Emas yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Adanya Bank Emas tersebut diharapkan bisa meningkatkan perekonomian bangsa.
Ia awalnya mengaku menyambut baik adanya peresmian Bank Emas oleh Prabowo. Menurutnya, langkah ini sebagai upaya strategis dalam memperkuat ekosistem industri emas nasional dan mendorong kemandirian ekonomi bangsa.
"Peresmian Bank Emas ini merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia. Dengan cadangan emas terbesar keenam di dunia, sudah saatnya kita memiliki lembaga yang mampu mengelola dan memanfaatkan potensi emas secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat," kata Fathi di Jakarta, Jumat (28/2/2025).
Fathi menekankan pentingnya memastikan bahwa keberadaan Bank Emas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia mendorong pemerintah untuk memastikan transparansi dan tata kelola yang baik dalam operasional Bank Emas, sehingga dapat menjadi instrumen investasi yang aman dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kami di Komisi XI DPR RI akan terus mengawal kebijakan ini agar implementasinya tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Diharapkan, Bank Emas dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp245 triliun dan menciptakan 1,8 juta lapangan kerja baru, sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo," ujarnya.
Selain itu, Fathi menanggapi positif kolaborasi antara PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam pengelolaan Bank Emas ini. Ia berharap sinergi antara kedua lembaga tersebut dapat memperkuat ekosistem emas nasional dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
"Kami optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak, Bank Emas akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," pungkasnya.
Resmikan Bank Emas
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya meresmikan Layanan Bank Emas atau Bullion Services dari Pegadaian dan BSI. Peresmian itu menjadi sejarah.
Hal itu dilakukan Prabowo di The Gade Tower, Jakata Pusat, Rabu (26/2/2025) siang. Turut hadir sejumlah Menteri dan Wakil Menteri dari Kabinet Merah Putih dan Dirut Antam Nicolas D Kanter, Dirut BRI Sunarso, Dirut BSI Hery Gunardi, Dirut Pegadaian Damar Latri Setiawan, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar.
Hadir juga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Peresmian ditandai dengan Prabowo memasukan dummy emas batangan ke dalam treasure box dengan didampingi oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Dirut BRI Sunarso, Dirut BSI Hery Gunardi, dan Dirut Pegadaian Damar Latri Setiawan.
"Saya Prabowo Subianto presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan layanan bank emas pegadaian dan bank emas syariah Indonesia," kata Prabowo meresmikan Bank Emas secara resmi.
Sebelum diresmikan Prabowo sempat memberikan sambutannya. Ia menyampaikan jika adanya bank emas ini menjadi sejarah lantaran pertama kali ada di Indonesia.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung: Prabowo Mulai Diisolasi, Cawe-cawe Jokowi Masih Kuat di Kabinet
-
Dihadiri SBY-Jokowi, Begini Pesan Megawati usai Absen Undangan Prabowo di Parade Senja Magelang
-
Dea OnlyFans Diancam Sopir Taksol saat Mau Ikut Aksi Kamisan di Depan Istana, Siskaeee Murka: Kudu Dikasih Paham!
-
Tampangnya Viral usai Bikin Konsumen Pertamax Sakit Hati, Muncul Video Editan Riva Siahaan Minum Cairan "Pertalite"
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029