Suara.com - Polda Metro Jaya resmi menahan artis Nikita Mirzani. Ia ditahan akibat dugaan pemerasan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam indradi mengatakan, Nikita Mirzani bersama asistennya berinisial IM, ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.
“Setelah melakukan pemeriksan terhadap kedua tersangka. NM dan IM kemudian dilakukan gelar perkara lagi,” kata Ade Ary, di Polda Metro Jaya, Selasa (4/3/2025).
“Selanjutnya penyidik telah melakukan penahahan terhadap dua tersangka untuk 20 hari ke depan kedua tersangka dilakukan penahanan,” tambahnya.
Sejauh ini, kata Ade Ary, Nikita telah menjalani pemeriksaan sebanyak 2 kali. Kini penyidik bakal terus melakukan pendalaman.
Selama dua kali pemeriksaan sebagai tersangka, lanjut Ade Ary, Nikita dicecar 109 pertanyaan seputar kasus yang dialaminya.
“Terhadap tersangka saudari NM dalam 2 kali proses BAP sebagai tersangka, diajukan 109 pertanyaan,” ujar dia.
Sementara IM, yang merupakan asisten dari Nikita mendapat 99 pertanyaan dari penyidik.
“Saudara IM, dalam proses 2 kali BAP sebagai tersangka diajukan 99 pertanyaan,” ucapnya.
Baca Juga: Vadel Badjideh Tak Diberitahu Keluarga Kalau Nikita Mirzani Berpotensi Susul Masuk Bui
Dalam perkara ini, penyidik juga menilai telah mengantongi alat bukti yang cukup. Adapun barang bukti yang diperoleh di antaranya dokumen dan barang bukti digital lainnya berupa ponsel dan flashdisk.
“Kami juga telah melakukan pengambilan keterangan 5 ahli. kemudian 16 saksi, inilah fakta-fakta alat bukti dan barbukti yang telah dikumpulkan oleh penyidik,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Vadel Badjideh Tak Diberitahu Keluarga Kalau Nikita Mirzani Berpotensi Susul Masuk Bui
-
Lewat Tulisan Tangan, Laura Meizani Titip Pesan ke Polda Demi Nikita Mirzani: Saya Jamin Ibu Tidak Kabur
-
Resmi Ditahan, Nikita Mirzani dan Mail Tersenyum Pakai Baju Oranye
-
Penampilan Nikita Mirzani Datangi Polda Ganjil, Publik Singgung Doa Ibu Vadel Badjideh
-
Keluarga Vadel Badjideh Tertawa Dengar Nikita Mirzani Terancam Ditahan?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!