Suara.com - Mantan Capres di Pilpres 2024, Anies Baswedan menyindir tentang kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah. Sindiran itu disampaikan Anies saat berceramah di Masjid Salman ITB, Bandung, Sabtu (8/3/2025).
Awalnya, Anies bercerita sering berkunjung ke Masjid Salman ITB semasa masih mahasiswa.
"Tapi tidak ingat suasana di malam karena kebanyakan kita di sini kalau siang," ujar Anies.
Anies lalu menyebut jika suasana di Masjid Salman ITB ternyata remang-remang.
"Bukan karena efisiensi ya?" tanya Anies disambut riuh jemaah.
"Barangkali listriknya agak. Listrik di sana saya perhatikan pak, listrik di sana agak suram," tambah Anies.
Selanjutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan cahaya lampu di bagian Imam terang namun di bagian masjid lainnya tampak agak redup.
"Tapi bagian Imam terang-benderang, yang di sini tidak mengalami efisiensi, yang di sana mengalami efisiensi ya," kata Anies.
Seperti diketahui, pemerintah melakukan efisiensi anggaran bagi lembaga dan kementerian. Sejumlah pos seperti perjalanan dinas, acara perayaan hingga operasional dipotong.
Tujuannya untuk mendanai program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto seperti program makan bergizi gratis dan Danantara.
Berita Terkait
-
Heboh Rekrut juga Kader Pasutri, Rocky Gerung Curiga Menhut Raja Juli Mau Bangun Dinasti PSI di Kabinet Prabowo
-
Sebut Menhut Raja Juli 'Mumpungisme' Rekrut Kader PSI, Rocky Gerung: Indonesia Makin Gelap, Efisiensi Cuma Omon-omon
-
Usai Dipeluk Istri, Tom Lembong dan Anies Kepergok Bisik-bisik saat Tunggu Hakim di Sidang
-
Pelototi Langsung Sidang Kasus Tom Lembong, Begini Pesan Anies ke Hakim
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon