Suara.com - Sebuah drama selama 16 jam terjadi di Menara Elizabeth, Inggris akibat aksi seorang pria membawa bendera Palestina yang kemudian ditangkap.
Pria itu bernama Daniel Day (29) dari Palmerston Road, Westcliff-on-Sea, Essex.
Dia menghadapi dakwaan atas tindakan yang disengaja atau ceroboh dalam menyebabkan gangguan publik serta memasuki area yang dilindungi.
Dia dijadwalkan hadir di Pengadilan Westminster Magistrates hari ini.
Polisi menerima laporan pada Sabtu pagi pukul 07.24 waktu setempat tentang seorang pria yang memanjat menara tersebut.
Pria itu membawa bendera Palestina dan bertahan tanpa alas kaki di tepian menara selama lebih dari 16 jam sebelum akhirnya diturunkan menggunakan alat pengangkat tepat setelah tengah malam.
Penutupan Jembatan Westminster untuk lalu lintas dilakukan pada pagi hari, sementara para wisatawan di pusat kota London berkumpul untuk menyaksikan kejadian tersebut.
Menurut polisi, dilansir dari Sky News, petugas spesialis bekerja sama dengan pemadam kebakaran untuk menangani situasi ini dengan cepat, sembari memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat.
Baca Juga: Prancis Kucurkan Bantuan Militer Rp3,4 Triliun untuk Ukraina dari Bunga Aset Rusia
Berita Terkait
-
Prancis Kucurkan Bantuan Militer Rp3,4 Triliun untuk Ukraina dari Bunga Aset Rusia
-
Bahasa Tubuh Mikel Arteta Pasca Hasil Imbang Lawan Man United Jadi Sorotan
-
Big Ben Dikepung: Demonstran London Kibarkan Bendera Palestina di Menara Parlemen!
-
Hasil Liga Inggris: Bruno Fernandes Cetak Gol Indah, MU Tahan Arsenal
-
Pria Bersenjata Ditembak Secret Service di Dekat Gedung Putih, Ini Kronologinya
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'