Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka kemungkinan adanya pembukaan kembali pendaftaran mudik gratis 2025. Namun, hal ini akan bergantung pada hasil verifikasi pendaftar.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pihaknya menyediakan kuota mudik gratis sebanyak 22.403 penumpang. Dari kuota itu, dialokasikan sebanyak 12.599 lenumpang mudik dan 9.804 penumpang balik gratis.
"Pendaftaran program mudik gratis sudah ditutup dan saat ini dalam tahapan verifikasi peserta," ujar Syafrin kepada wartawan, Selasa (11/3/2025).
Syafrin menjelaskan, pada tahapan verifikasi ini pendaftar yang tidak memenuhi syarat akan dihapus dari daftar peserta mudik gratis. Artinya, akan tersedia kursi kosong untuk program ini.
Karena itu, tak menutup kemungkinan pendaftaran akan kembali dibuka untuk mengisi kuota pendaftar yang tak lolos verifikasi. Namun, sejauh ini Syafrin belum memastikan penambahan kuota.
"Apabila dalam verifikasi terdapat data pendaftar yang tidak valid, maka seat yang kosong tersebut akan di umumkan kembali pada pendaftaran gelombang kedua," pungkasnya.
Tutup Pendaftaran Mudik
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi menutup pendaftaran mudik gratis tahun 2025. Kuota untuk mengikuti program tahunan ini sudah habis dalam hitungan jam.
Pendaftaran mudik gratis ini dibuka pada Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, akun instagram resmi Dishub DKI, dishubdkijakarta menyatakan pendaftaran mudik gratis 2025 sudah ditutup.
"Kuota mudik gratis Pemprov DKI Jakarta 2025 sudah habis," demikian bunyi pengumuman yang diunggah akun itu.
Pihak Dishub berterima kasih kepada masyarakat yang sangat antusias mengikuti program mudik gratis 2025 ini.
"Kami mohon maaf kepada teman Dishub yang belum mendapatkan kesempatan mendaftar karena kuota telah terpenuhi sepenuhnya," ucapnya.
Calon pemudik dapat mendaftarkan diri dan motornya melalui tautan https://mudikgratis.jakarta.go.id. Calon Peserta menyertakan kelengkapan administrasi yang diperlukan yaitu Kartu Keluarga, KTP DKI Jakarta (diutamakan)
STNK (Bila membawa Motor).
Berita Terkait
-
RK jadi Target Penggeledahan, Eks Penyidik KPK: Di Awal Penyidikan Biasanya Rumah Tersangka atau Saksi Kunci
-
PSI Perorangan Disebut Bisa Bikin Jokowi Ketiban Untung, Asal...
-
Aksi Cabul Kapolres Ngada Renggut Masa Depan Anak-anak, Anggota DPR Desak AKPB Fajar Dihukum Maksimal
-
Sebut Biadab, Legislator PDIP Murka soal Aksi Bejat Kapolres Ngada Cabuli 3 Anak: Lebih Pantas Dihukum Mati!
-
Blak-blakan Bela Seskab Teddy, PSI soal Kenaikan Pangkat Mayor jadi Letkol: Tak Ada Intervensi atau Nepotisme
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
Terkini
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel