Posko tersebut terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu.
Posko ini bertujuan untuk memberikan layanan keamanan, informasi, serta bantuan bagi para pemudik yang membutuhkan.
Dalam pengamanan selama mudik Lebaran 2025, Polri akan mengamankan sebanyak 126.736 obyek yang mencakup masjid, lokasi shalat Idulfitri, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan tempat wisata.
Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.
Tak hanya pengamanan fisik Polri juga menyediakan layanan hotline 110 yang beroperasi selama 24 jam.
Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk melaporkan berbagai kendala dan permasalahan terkait mudik sehingga petugas dapat memberikan bantuan dengan cepat dan tepat.
Kapolri berharap dengan adanya berbagai upaya ini, pelayanan mudik 2025 dapat berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
Hotline Mudik
Selama musim mudik, ada beberapa hotline yang dapat Anda hubungi untuk mendapatkan bantuan atau informasi. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Baca Juga: Tak Gentar Kantor Diteror Kepala Babi hingga Bangkai Tikus, Tempo: Ini Tindakan Pengecut!
Hotline 110 Polri:
Ini adalah layanan darurat yang dapat diakses secara gratis.
Dapat digunakan untuk melaporkan kejadian darurat, meminta bantuan kepolisian, atau mendapatkan informasi terkait keamanan selama mudik dan layanan ini sangat disosialisasikan oleh pihak kepolisian saat menjelang mudik, dan selama musim mudik berlangsung.
Contact Center Kementerian Perhubungan:
Kementerian Perhubungan juga menyediakan berbagai layanan informasi melalui contact center.
Anda dapat menghubungi nomor-nomor yang disediakan oleh Kemenhub untuk mendapatkan informasi terkait transportasi, kondisi jalan, atau hal-hal lain yang berkaitan dengan mudik.
Berita Terkait
-
Tak Gentar Kantor Diteror Kepala Babi hingga Bangkai Tikus, Tempo: Ini Tindakan Pengecut!
-
Jelang Kiriman Bangkai Tikus, Terkuak Pesan Teror ke Redaksi Tempo: Mampus Kalian!
-
Hasan Nasbi Nirempati soal Teror Babi di Tempo, Celetukan 'Dimasak Aja' Coreng Prabowo: Memalukan!
-
Nyeletuk 'Dimasak Aja' soal Teror Kepala Babi di Tempo, Fedi Nuril Geram: Mulut Anda Mulut Presiden!
-
Sebut Teror Kepala Babi ke Tempo Tindakan Pengecut, Rocky Gerung: Si Peneror Sebetulnya Ketakutan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!