Suara.com - Beredar kabar menyebutkan Puan Maharani menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) perampasan aset. Kabar itu beredar dalam bentuk video.
Akun TikTok “rudihartono172000” pada Kamis (6/3/2025) mengunggah video [arsip] yang menampilkan Ketua DPR Puan Maharani berbaju merah sedang memegang palu di tengah suasana rapat.
Unggahan disertai narasi:
“RUU Perampasan Aset Di Tolak Oleh DPR RI
Presiden Prabowo Meminta RUU Perampasan Aset Di Sahkan Menjadi RUU Namun Tetapi DPR RI Menolak RUU Perampasan Aset, Ada Apa Dengan DPR RI Menolak RUU Perampasan Aset?
Apa Harapan Kalian Untuk DPR?”
Per Rabu (19/03/2025) kemain, unggahan sudah menuai 36 tanda suka, 21 komentar, serta dibagikan ulang sebanyak 17 kali dan ditonton oleh lebih dari 5.000 pengguna TikTok.
Pemeriksaan Fakta
Melansir dari Turnbackhoax.id, berdasarkan penelusuran menggunakan Google Image, Tim Pemeriksa Fakta menemukan foto Puan Maharani tersebut mirip dengan unggahan liputan6.com dalam pemberitaan “Pidato Pertama Puan Maharani Sebagai Ketua DPR, Bicara NKRI Hingga Kritik” yang tayang Oktober 2019.
Baca Juga: CEK FAKTA: Prabowo Hentikan Pengangkatan PPPK
Konteks asli foto tak ada kaitannya dengan RUU Perampasan Aset.
Terkait perkembangan RUU Perampasan Aset, dilansir dari pemberitaan tempo.co “Sampai Mana Perkembangan RUU Perampasan Aset” yang tayang Senin (17/3/2025).
Diketahui kalau RUU tersebut gagal masuk ke program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2025. Belum ada informasi resmi perihal DPR resmi menolak RUU Perampasan Aset.
Konteks asli foto dalam video adalah momen pidato pertama Puan Maharani pada 2019 lalu sebagai Ketua DPR.
Belum ada informasi resmi perihal DPR resmi menolak RUU Perampasan Aset.
Maka bisa disimpulkan, unggahan video disertai klaim “Ketua DPR Puan Maharani tolak RUU Perampasan Aset” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua
-
Ketua Banggar DPR Bela Pencalonan Thomas Djiwandono: Ini Soal Kemampuan, Bukan Nepotisme
-
Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra
-
Geger! Anggota Komcad TNI Jual Senpi Ilegal SIG Sauer di Bali, Terbongkar Modusnya
-
7 Hal Penting Terkait Dicopotnya Dezi Setiapermana dari Jabatan Kajari Magetan
-
Sampah Sisa Banjir Menumpuk di Kembangan, Wali Kota Jakbar: Proses Angkut ke Bantar Gebang
-
Diperiksa 8 Jam Soal Kasus Korupsi Haji, Eks Stafsus Menag Irit Bicara
-
Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Panglima TNI Minta Maaf atas Insiden Truk TNI Himpit Dua Polisi Hingga Tewas
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu