"Kemudian saya jadi Camat Cipondoh lalu menjabat sebagai Camat Pinang hingga akhirnya dipinang oleh Pak Arief (Wali Kota Tangerang periode 2013-2018 dan 2018-2024) sebagai calon Wakil Wali Kota Tangerang hingga menjabat dua periode menjadi Wakil Wali Kota Tangerang," kata Sachrudin.
Bisa ceritakan lebih detail saat dipinang jadi Wakil Wali Kota Tangerang pak?
Saat dipinang sebagai pendamping Arief R Wismansyah, Sachrudin mengaku sempat merasa tidak pantas dan sempat merekomendasikan orang untuk menggantikannya.
"Ketika dipinang Pak Arief yang pertama saya fikirkan soal pembangunan kota Kota Tangerang. Tapi begit dipinang saya bilang ke Pak Arief 'yang lain saja pak' saya sempat arahkan untuk menggandeng teman saya," tuturnya menceritakan kisahnya saat diminta mendampingi Arief R Wismansyah.
Waktu itu banyak pertimbangan, tapi kita enggak tahu ya kalau Allah sudah berkehendak. Akhirnya enggak bisa nolak saya. Nah udah gitu langsung dipinang jadi Wakil Wali Kota Tangerang," kata Sachrudin.
Tak hanya satu periode, Sachrudin diminta mendampingi Arief R Wismansyah pada kepemimpinannya yang kedua. Kala itu, Arief R Wismansyah dan Sachrudin sempat dikabarkan tidak akan berdampingan, namun akhirnya tetap mencalonkan bersama.
"Memang sempat ramai pisah (tidak mencalonkan bersama-red), tapi akhirnya bersama lagi. Itu Dinamika politik," kata Sachrudin.
Apa yang akan diperbaiki atau disempurnakan di kepemimpinan bapak sebagai Wali Kota Tangerang?
"Banyak yang sudah dilakukan sama Pak Arief yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kaitan dengan infrastruktur pendidikan, kemudian kesehatan, masalah sosial lainnya juga begitu banyaknya," kata Sachrudin.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak Diprediksi H-3, Ganjil Genap dan Delaying System Diberlakukan
"Ini semua kan berkelanjutan pembangunan. Jadi saat ini juga saya berpikir bagaimana untuk melakukan peningkatan-peningkatan yang sudah dilakukan dua periode lalu," ungkapnya.
"Kemudian inovasi-inovasi bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, menuju masyarakat kota Tangerang bisa sejahtera.
Kota yang kolaboratif, kota yang maju, berkelanjutan sejahtera dan berahlak yang mulia ahklakul Karimah," tuturnya.
Untuk mewujudkan Kota Tangerang lebih baik perlu kerjasama pak?
"(pembangunan dan pengembangan) Itu kan enggak bisa sendirian. Bagaimana kita bisa mengajak semua lapisan masyarakat bersama-sama membangun kota ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat program yang kita lakukan adalah untuk mereka, sehingga mereka mau menyambutnya, mau mendukungnya," kata Sachrudin.
"Tanpa dukungan masyarakat kan nggak bisa berjalan, tanpa partisipasi. Kita memerlukan peran serta partisipasi masyarakat, kepedulian masyarakat untuk memanfaatkan program-program kegiatan kita pemerintah sehingga banyak manfaatnya. Begitu dia rasakan, ya ada peningkatan-peningkatan, kerjasama, kolaborasi," katanya.
Ceritakan titik terendah yang pernah dialami dan cara bangkit lagi?
Berita Terkait
-
Tol Tangerang-Merak Terapkan Ganjil Genap Saat Arus Mudik Lebaran 2025
-
Kades Kohod Jadi Tersangka Pagar Laut, Warga Tangerang Ramai-ramai Cukur Gundul dan Gelar Selamatan
-
Kejagung Pastikan Tetap Usut Kasus Pagar Laut Tangerang, Sudah Kirim Surat ke Kades Kohod
-
Kelangkaan Gas 3 Kg di Tangerang, Warga Ngamuk Banting Tabung
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Buru Pihak Swasta Pemberi Fee Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman Hery Susanto
-
Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?