Kesimpulan:
Video yang mengklaim Kim Jong Un masuk Islam setelah berkunjung ke Indonesia adalah tidak benar dan tergolong hoaks.
Tidak ada bukti atau laporan resmi yang mendukung klaim tersebut. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi dari media sosial.
Tentang Kim Jong Un
Kim Jong Un adalah Pemimpin Tertinggi Korea Utara yang mulai berkuasa pada tahun 2011 setelah kematian ayahnya, Kim Jong Il.
Ia lahir pada 8 Januari, meskipun tahun kelahirannya diperdebatkan antara 1982, 1983, atau 1984.
Kim merupakan cucu dari Kim Il Sung, pendiri Korea Utara, dan merupakan penerus dinasti Kim yang telah memerintah negara tersebut sejak 1948.
Masa kecil Kim Jong Un sebagian besar diselimuti misteri.
Diduga, ia menghabiskan sebagian masa pendidikannya di Swiss dengan identitas samaran, sebelum kembali ke Korea Utara untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Kim Il Sung.
Ia kemudian diberi pelatihan militer dan politik untuk mempersiapkan dirinya sebagai penerus ayahnya.
Setelah naik takhta pada 17 Desember 2011, Kim segera mengkonsolidasikan kekuasaannya dengan menyingkirkan para pejabat senior yang dianggap sebagai ancaman.
Baca Juga: Petaka Mees Hilgers: Cedera Jadi Kontroversi Kini Nilai Pasar Terus Turun
Ia juga memperkuat citra kepemimpinannya melalui uji coba senjata nuklir dan rudal balistik yang meningkatkan ketegangan dengan dunia internasional, terutama Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Di bawah kepemimpinannya, Korea Utara terus mengembangkan program senjata nuklir meskipun mendapat sanksi dari PBB dan tekanan global.
Namun, ia juga mencatat sejarah dengan mengadakan pertemuan dengan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump dalam tiga kali pertemuan antara 2018 dan 2019, meskipun negosiasi denuklirisasi tidak menghasilkan kesepakatan konkret.
Di bidang ekonomi, Kim berupaya meningkatkan pertumbuhan industri dan pertanian Korea Utara.
Kim juga memperketat kendali terhadap rakyatnya dengan menekan kebebasan informasi dan memberlakukan hukum yang semakin ketat terhadap pengaruh asing.
Sebagai pemimpin, Kim Jong Un dikenal dengan citra otoriter, tetapi juga berupaya membangun kultus kepribadian seperti kakeknya, Kim Il Sung.
Ia sering tampil dalam propaganda sebagai sosok kuat dan bijaksana.
Hingga kini, Kim Jong Un masih mempertahankan kekuasaannya di Korea Utara dengan kebijakan yang semakin tegas, baik dalam negeri maupun di kancah internasional.
Berita Terkait
-
Petaka Mees Hilgers: Cedera Jadi Kontroversi Kini Nilai Pasar Terus Turun
-
Potret Denny Landzaat Salam-salaman di Gereja Saat Lebaran 2025
-
Publik Belanda Mulai Gerah dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Media Belanda: Timnas Indonesia Dapat Amunisi Tambahan, Tristan Gooijer
-
PSSI Rayu Tristan Gooijer Mau Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!