Suara.com - Lebaran selalu membawa cerita indah. Silaturahmi, tawa keluarga, makanan melimpah.
Namun, di balik semua itu, ada satu cerita yang terus berulang setiap tahun dan kerap luput dari perhatian. Sampah yang menumpuk di mana-mana.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, momen Lebaran 2025 kembali mencatat lonjakan signifikan volume sampah di berbagai daerah.
Mulai dari kota besar seperti Jakarta dan Palembang, hingga daerah wisata seperti Mataram dan Cianjur.
Semua menghadapi persoalan yang sama—sampah melimpah, armada kewalahan, dan pengelolaan yang belum sepenuhnya efektif.
Jakarta dan Banten: Arah Baru Kolaborasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni baru saja duduk bersama membahas sejumlah persoalan krusial.
Salah satunya adalah soal sampah yang tak mengenal batas administratif.
Keduanya sepakat bahwa sampah, kemacetan, dan banjir bukan hanya soal lokal, melainkan persoalan bersama.
Baca Juga: 52 Kasus Serangan Buaya, 9 Nyawa Melayang: Apa yang Terjadi di Kotawaringin Timur?
Maka kolaborasi menjadi kunci. Jakarta menawarkan teknologi seperti aplikasi JAKI agar bisa dimanfaatkan di wilayah Banten.
Di balik itu, tampak ada semangat untuk saling berbagi solusi. Namun tentu saja, teknologi bukan segalanya jika tidak dibarengi dengan perubahan perilaku.
Palembang: Sampah Melonjak 50 Persen
Di Palembang, angka tak pernah berbohong. Selama momen Lebaran 2025, produksi sampah harian naik dari 1.240 ton menjadi 1.600 ton per hari. Lonjakan sekitar 50 persen.
Dominasi sampah organik menandakan konsumsi makanan masyarakat meningkat drastis. Namun pengelolaan belum bisa mengimbangi kecepatan produksi.
Meski sudah ada 1.200 petugas kebersihan dan 136 armada, kenyataannya tidak semua sampah bisa langsung ditangani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Kala Asmara Berbuah Petaka: Siswa SMK di Pringsewu Dijemput Paksa Polisi
-
Jelang Persija vs Persib: Kelemahan Macan Kemayoran Terbongkar, Bakal Keok di GBK?
-
Kebijakan Tax Holiday Resmi Berakhir
-
Namanya Dicatut Jadi Caleg Demorkat, Sarah Sechan Geram: Jangan Coblos Aku Ya
-
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar Akibat Serangan Tanker Selat Hormuz
-
Apakah Syahrini Kaya dari Lahir? Pekerjaan Ayahnya Ternyata Tak Sembarangan
-
Investor Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Industri Mulai Berubah
-
Berapa Harga iPhone Duo dan iPhone 18 Pro?
-
Apa Kegunaan Air Mawar Herborist? Ini Manfaat, Cara Pakai, dan Review Pengguna
-
Arsenal Bungkam Napoli 1-0, Mikel Arteta Semprot 3 Pemainnya Gegara Terlambat Turun