Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada para pegawai yang bekerja di lini lapangan dan telah menjalankan berbagai program terbaik hasil cepat (quick wins), seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), AI SuperApp berbasis keluarga, serta Lansia Berdaya.
"Terima kasih bapak ibu yang punya tugas luar biasa di lini lapangan untuk mengerjakan lima quick wins kita. Kinerja teman-teman adalah kunci keberhasilan," ucapnya.
Mendukbangga juga menekankan pentingnya komunikasi dalam keluarga, utamanya di tengah derasnya arus digital.
"Kita harus aktif membangun komunikasi di rumah. Jangan sampai anak-anak lebih akrab dengan gawai daripada orang tuanya," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wihaji juga turut menanam pohon beringin sebagai salah satu cerminan komitmen pelestarian lingkungan sebagai bagian integral dari pembangunan keluarga.
"Pohon beringin ini bukan hanya pohon, tapi simbol naungan, perlindungan, dan keseimbangan. Kita ingin Kemendukbangga/BKKBN menjadi naungan yang teduh bagi keluarga-keluarga Indonesia," tuturnya.
Menurutnya, jika persoalan dalam keluarga bisa diselesaikan, sebagian besar masalah sosial dan ekonomi juga dapat terurai.
"Menjadi pekerjaan rumah kita untuk memastikan bagaimana keluarga berencana itu berjalan, di mana terdapat tiga indikator yaitu mandiri, tenteram, dan bahagia," paparnya.
Ia optimis dengan pendekatan yang lebih segar dan menyentuh akar permasalahan keluarga, program-program kementerian akan lebih berdampak nyata.
Baca Juga: Pundi-Pundi Uang Ayah Metua Luna Maya, Serpak Terjang Profesinya Tidak Main-Main
"Mari kita bangun budaya baru, yang lebih adaptif, partisipatif, dan fokus pada dampak. Kualitas hidup masyarakat adalah tujuan utama kita," demikian Wihaji.
Berita Terkait
-
Pundi-Pundi Uang Ayah Metua Luna Maya, Serpak Terjang Profesinya Tidak Main-Main
-
Agama Patrice Bouttier, Ayah Mertua Luna Maya yang Berdarah Perancis
-
Profesi Mendiang Ayah Luna Maya, Karyanya Abadi di Gaun Pernikahan Sang Aktris
-
Potret Langka dan Profesi Ayah Luna Maya, Pantas Bersanding dengan Patrice Bouttier
-
Diduga Gegara Gas Bocor saat Masak, Ayah dan Anak di Pademangan Jakut Tewas Terpanggang
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus