Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akhirnya menanggapi video Ivan Gunawan yang menyarankan Ayu Ting Ting agar dibawa ke Barak Militer.
Hal ini Ayu Ting Ting gara-gara diajak ngobrol Ivan Gunawan tapi malah terus-terusan nonton drakor.
Lucunya, Dedi Mulyadi justru menanggapi video tersebut dengan candaan yang serius.
Ia bahkan memberi pilihan pada Ayu Ting Ting.
Tak hanya barak militer saja yang menjadi sasaran utama, Dedi Mulyadi juga menawarkan untuk ikut dengannya ke Kantor Urusan Agama (KUA).
Dalam sosial media instagramnya @dedimulyadi71, Dedi memposting ulang video Ivan Gunawan tersebut dan memberi caption soal Barak serta KUA.
“Pilih salah satu ;
1. Barak Militer
2. KUA ….. ,” Tulis Dedi Mulyadi dalam caption instagramnya, dikutip dari @dedimulyadi71, Kamis (15/5/25)
Baca Juga: Rafathar Adukan Nagita Slavina ke Dedi Mulyadi Agar Dibawa ke Barak Militer
Pilihan untuk masuk ke barak militer tersebut rasanya kurang tepat untuk Ayu Ting Ting. Dedi Mulyadi justru memilih tempat yang sakral berupa KUA untuk janda satu anak ini.
Tanggapan Dedi Mulyadi soal KUA itu justru mendapat dukungan dari para netizen.
Mereka bahkan menyebut Ayu Ting Ting cocok menjadi ibu negara.
“KUA bapak ... cocok jadi ibu negara ini pak,” tulis @alexahomemade.
“Kode ngelamar secara tidak langsung ya pa ,” sahut @wenirumahaura.
“Lebih tepat nya ke KUA aj pak cocok bgt ,” tulis @ritajuwita696.
“Ini mah cocok nya jadi di masukin ke akte keluarga kang dedi,” ujar @aditz_bengbeng.
Dalam videonya itu, Dedi Mulyadi juga mengatakan pada Ayu Ting Ting agar fokus saat makan dan tidak salah memasukkan makanan.
“Ayu kalau lagi makan jangan sambil nonton drakor ya, nanti salah nyuapin, bukannya nasi yang masuk ke mulut, nanti handphonenya yang masuk ke mulut,” ucap Dedi.
Di akhir videonya Dedi Mulyadi kembali menegaskan, jika Ayu Ting Ting tetap makan sembari menonton drama korea maka pilihannya hanyalah Barak dan KUA.
“Ayo kalau masih makan sambil nonton drakor terus, nanti tinggal pilih mau dibawa kemana,” timpal Dedi Mulyadi.
“Mau dibawa ke barak militer atau mau dibawa ke kantor KUA,” tambahnya.
Sebelumnya, Ivan Gunawan iseng membuat sebuah video melaporkan sahabatnya itu pada Dedi Mulyadi.
Dalam video itu, Ivan Gunawan mengaku kesal dengan Ayu Ting Ting yang tengah demam drama Korea alias drakor.
Di tengah break syuting, Ayu Ting Ting terlihat sibuk makan sembari tak mau ketinggalan dengan drama Korea-nya tersebut.
Melihat pemandangan itu didepannya, Ivan Gunawan pun tergugah dan melaporkan sahabatnya itu pada Dedi Mulyadi, agar segera dibawa ke Barak Militer bersama anak-anak nakal yang tengah ditempa.
“Kang Dedi, ini Ayu ni nonton drama Korea mulu nih, masukin ke Barak Kang Dedi. Nggak mau makan, ini udah mulai stres nih kang Dedi, angkut Kang Dedi, masukin ke Barak kang Dedi. Nih nonton drakor mulu Kang Dedi, males ngobrol nih. Masukin ke Barak Militer nih Kang Dedi Nih,” ucap Ivan Gunawan dalam videonya.
Pendidikan Karakter Barak Militer
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerapkan hukuman kepada anak yang dianggap nakal untuk masuk ke barak militer.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggandeng TNI dan Polri dalam pelaksanaan program Pendidikan berkarakter di beberapa wilayah di Jawa Barat tersebut.
Dedi Mulyadi menyebut, siswa yang menjadi prioritas dalam program ini adalah yang sulit dibina dan terindikasi terlibat pergaulan bebas hingga tindakan kriminal.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!