Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan acara perpisahan SMAN 1 Sungai Tabuk, Banjar, Kalimantan Selatan diadakan di kelab malam viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @feedgramindo4 para siswa/siswi terlihat memakai jas, kebaya lengkap dengan riasan muka.
Meskipun tak menggunakan dekorasi tambahan, perpisahan itu tampak tetap mewah dengan menggunakan fasilitas yang ada seperti videotron guna menampilkan data para siswa dan siswi, panggung serta lampu yang menambah kesan elegan.
Tak hanya digelar di kelab malam yang mencuri perhatian publik namun juga sikap kepala sekolah yang sangat mendukung acara tersebut sontak membuat warganet kaget.
"Alhamdulilah kami melaksanakan dengan lancar, aman," ucap kepala sekolah tersebut.
"Makanannya luar biasa mantap," lanjutnya.
Saat ditanya mengenai alasan diadakannya acara perpisahan di kelab malam bernama Hexagon, kepala sekolah itu mengaku bila tempat itu dianggap aman dan mudah dijangkau.
Seolah puas dengan acara perpisahan yang diadakan, kepala sekolah itu berencana menggelar kembali untuk tahun berikutnya ditempat yang sama.
"Kenapa nih buk jadi pilih Hexagon sebagai tempat perpisahan," tanya seorang pria kepada kepala sekolah tersebut.
Baca Juga: Ramai Isu Ijazah Palsu, Fakta Ngeri Hukumannya Viral: Bukan Cuma Dipecat tapi Penjara 6 Tahun!
"Ya kita lihat karna karna aksesnya mungkin bisa terjangkau oleh semua siswa dan jangkauannya dekat kemudian kondisi daerahnya juga aman," jawab wanita itu.
"Dan intinya di dalam pelaksanaan aman, terkendali, berjalan lancar, semua yang disajikan makanannya mantap luar biasa the best lah untuk Hexagon," lanjutnya.
"Jadi selanjutnya nanti perpisahan tahun depan bisa di Hexagon lagi ya bu," timpal pria dalam video.
"Insyaallah," ucap kepala sekolah.
Bahkan terlihat dalam video itu saat acara formal telah usai para siswa dan siswi asik berjoget diiringi lagu layaknya di kelab malam.
Video itu langsung dibanjiri warganet dengan berbagai komentar hujatan kepada kepala sekolah tersebut. Bahkan ada yang menanyakan tugas KPAI terkait hal itu.
Berita Terkait
-
Ramai Isu Ijazah Palsu, Fakta Ngeri Hukumannya Viral: Bukan Cuma Dipecat tapi Penjara 6 Tahun!
-
Auto Viral! Jurus Ampuh Banjir Followers TikTok Tanpa Keluar Duit
-
Intip Pendidikan Mentereng Irwan Mussry, Sikapnya saat Bertemu Ahmad Dhani Kembali Disorot
-
Waduh! Menkes Budi Sebut Orang Bergaji Rp5 Juta Enggak Sehat dan Enggak Pintar
-
Ngajar di Negeri Orang, Pulang Cuma Jadi Wacana: Dilema Dosen Diaspora
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg