Melalui kerja sama ini, PLN berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Lebih dari itu, PLN ingin memberikan contoh nyata kepada instansi lain bahwa pengelolaan sampah dengan prinsip 3R bisa diterapkan di ruang lingkup kantor pemerintahan maupun BUMN.
“Harapannya, apa yang dilakukan PLN UPT Makassar ini bisa menjadi inspirasi bagi kantor-kantor lain. Tidak harus menunggu regulasi, tapi mulai dari kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan,” jelas Fadillah.
TPS 3R Tamalanrea sendiri dikenal sebagai salah satu pengelola sampah berbasis masyarakat yang cukup aktif dan konsisten dalam menjalankan prinsip reduce, reuse, dan recycle.
Kolaborasi ini diharapkan dapat saling menguatkan. PLN sebagai penghasil sampah yang sadar lingkungan, dan TPS 3R sebagai mitra pengelola yang kompeten di bidangnya.
Lanjutan Komitmen PLN terhadap Green Lifestyle
Kerja sama dengan TPS 3R Tamalanrea bukan satu-satunya aksi nyata PLN dalam mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
Sebelumnya, PLN juga telah menunjukkan komitmennya melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan edukatif, salah satunya adalah “Elec Food Fest 2025” yang digelar pada 7–9 Mei 2025 di Kantor PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pinrang.
Dengan mengusung tema “Energi Positif, UMKM Naik Kelas!”, kegiatan tersebut tidak hanya mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga menyuarakan pentingnya transisi ke energi bersih.
Baca Juga: Getol Terapkan Zero Waste di Gunung Rinjani, Menhut Raja Juli Wanti-wanti Sanksi Blacklist Pendaki
Para pelaku UMKM yang terlibat dalam festival ini menyajikan berbagai kuliner menggunakan kompor induksi.
Sebagai bentuk promosi penggunaan energi listrik yang lebih efisien dan bersih.
Tak hanya itu, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kendaraan listrik melalui pameran yang diadakan selama festival berlangsung.
Hal ini sejalan dengan upaya PLN dalam membangun ekosistem energi berkelanjutan, mulai dari penggunaan alat masak listrik hingga transportasi yang rendah emisi karbon.
Menuju Institusi yang Ramah Lingkungan
Langkah-langkah yang dilakukan PLN, baik melalui pengelolaan sampah maupun edukasi masyarakat terhadap energi bersih.
Mencerminkan tekad perusahaan dalam membangun institusi yang tidak hanya fokus pada pelayanan listrik, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Di era saat ini, keberhasilan suatu institusi tidak hanya diukur dari seberapa baik layanan yang mereka berikan, tetapi juga dari seberapa besar kontribusi mereka terhadap keberlanjutan lingkungan.
PLN UPT Makassar, melalui kolaborasi dengan TPS 3R Tamalanrea, tampaknya memahami hal tersebut dan berusaha menjadi bagian dari solusi.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan muncul budaya kerja yang lebih peduli lingkungan, serta memicu gerakan serupa di instansi lainnya.
Karena pada akhirnya, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama—dan harus dimulai dari langkah-langkah kecil namun konsisten.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat
-
Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah
-
Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad
-
Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan
-
KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing
-
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi