Suara.com - Mantan kandidat calon Gubernur Jakarta, Dharma Pongrekun, sambangi Balai Kota Jakarta pada Jumat (23/5) pagi.
Dia datang seorang diri untuk bertemu dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung. Pertemuan itu berlangsung selama kurang lebih 30 menit.
Usai bertemu, Dharma mengungkapkan kalau dirinya banyak mendengarkan cerita Pramono selama jadi Gubernur Jakarta.
"Ngga bahas apa-apa, cerita mengenai bagaimana asiknya beliau ngurusin Jakarta, karena pengalaman pertama kan jadi gubernur. Itu aja sih," kata Dharma kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Dari penuturan Pramono, Dharma menyebutkan kalau banyak dinamika terjadi di Jakarta. Hingga beredarnya berbagai isu di masyarakat.
"Banyak dinamika-dinamika yang tak terduga dan sebagainya dan banyak framing-framing yang tidak semuanya benar," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Dharma dan Pramono juga sempat nostalgia momen Pilkada Jakarta 2024. Bagi Dharma momen itu menjadi pengalaman menyenangkan baginya, meskipun melelahkan. Dia juga menyebutkan kalau masih mengingatkan sejumlah framing yang beredar di masyarakat selama masa pilkada itu.
"Ya tentang framing-framing yang terjadi selama kita kampanye. Ya cukup melelahkan, tetapi juga menyenangkan karena bisa punya kesempatan untuk melihat kondisi daripada Jakarta," tuturnya.
Dari obrolan tersebut, Dharma mengaku tidak memberikan masukan apa pun kepada Pramono. Dia berkata hanya menitipkan warga Jakarta agar diberikan segala haknya.
Baca Juga: Masih Ditahan Polisi hingga Sekarang, Mahasiswa Trisakti: Rambut Saya Ditarik, Diseret, Lalu Dipukul
"Saya cuma titip untuk rakyat Jakarta supaya kembali diberikan hak, diperjuangkan untuk mendapatkan hak, hak tolak. Hak tolak dari pemaksaan apapun juga, gitu. Karena ini kan masalah hak asasi ya, itu aja sih," kata Dharma.
Penanganan soal banjir menjadi salah satu yang turut dibahas keduanya. Namun begitu, Dharma enggan mengungkapkan lebih lanjut tentang isi obrolan mereka.
Menurutnya, Pramono sudah tahu tugasnya sebagai gubernur untuk menangani persoalan tersebut.
"Ya beliau sudah paham apa yang harus dijalani, kalau saya kan cuma ngobrol-ngobrol ringan tetapi terutama titip rakyat Jakarta," ujarnya.
Sebelum itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima kedatangan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Rabu (21/5/2025).
Kedatangan Riza Patria untuk menghadiri acara percepatan program Koperasi Desa/Kelurahan di Jakarta.
Berita Terkait
-
Kata PANI Usai Pramono Buat Trayek Transjabodetabek PIK 2Blok M
-
Terpincut, Pramono Klaim Hampir Semua Kepala Daerah Jabar Minati Transjabodetabek
-
Bakal Ada Bus Feeder dari Permukiman, Begini Rincian Rute Baru Transjabodetabek PIK 2-Blok M
-
Pramono Telepon Kapolda Metro, Minta Mahasiswa Trisaksi yang Ditahan Segera Dibebaskan
-
Masih Ditahan Polisi hingga Sekarang, Mahasiswa Trisakti: Rambut Saya Ditarik, Diseret, Lalu Dipukul
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran