Lalu ada Islandia yang berada di Eropa barat laut dan Samudera Atlantik bagian utara. Lokasinya ini yang membuat Islandia jarang terlibat konflik.
Bahkan Islandia yang bagian dari North Atlantic Treaty Organization (NATO) tidak punya tentara tetap saking amannya.
Islandia juga mandiri dalam hal pemenuhan sumber daya termasuk energi panas dan hidroelektrik. Ada pula pasokan perikanan dan pangan yang relatif aman.
4. Bhutan
Kemudian ada Bhutan yang berlokasi di Himalaya yang memiliki kebijakan populer Kebahagiaan Nasional Bruto. Kebijakan tersebut menjadikan negara memiliki komitmen untuk untuk menekankan perdamaian.
Invasi ke Bhutan juga cukup sulit dilakukan karena medan pegunungan yang relatif sulit dan untuk dilewati.
5. Irlandia
Negara lain yang juga paling aman sebagai tempat berlindung jika Perang Dunia 3 pecah adalah Irlandia. Hal ini karena Irlandia memiliki netralitas lepas dari keanggotaannya dalam NATO.
Irlandia memiliki pertanian yang maju dan kuat sehingga pasokan pangan di sana relatif aman.
Baca Juga: Ketar-ketir! Media Vietnam Soroti Naturalisasi di Timnas Putri Indonesia
6. Fiji
Berada di dekat Samudra Pasifik, Fiji menjadi negara selanjutnya yang aman untuk berlindung dari perang. Fiji jarang berkonflik baik dalam negeri maupun dengan negara lain.
Bahkan selama beberapa tahun terakhir situasi politik di Fiji juga relatif stabil.
7. Kanada
Walau merupakan bagian dari benua Amerika, tapi Kanada tidak terlibat aktif dalam masalah global. Selain itu, Kanada juga jarang berkonflik dengan negara lain.
Kanada juga terpisah dari Asia dan Eropa sehingga relatif aman.
Berita Terkait
-
Gerald Vanenburg Respons Pelatih Vietnam Soal Piala AFF U-23 2025: Saya Tak Peduli!
-
DUAAARRRR! Pemain Keturunan Timnas Indonesia Rp 86,91 Miliar Jadi Korban Perang Irak - Israel
-
Patrick Kluivert Diyakini Bakal Kerahkan Kemampuan Terbaik Demi Indonesia
-
Penutupan Selat Hormuz Jadi Alarm, Mengapa Indonesia Perlu Percepat Transisi ke Energi Terbarukan?
-
Netizen Sampai Takut, Ini Unggahan Terakhir Kevin Diks Sebelum Terjebak di Qatar
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas