Suara.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR melakukan perombakan pimpinan. Kini jabatan Ketua Fraksi PKS di DPR RI dijabat Abdul Kharis Almasyhari menggantikan Jazuli Juwaini.
Keputusan itu diambil usai digelar Rapat Pleno Fraksi pada Selasa (24/6/2025) kemarin.
Presiden PKS yang baru, Almuzzamil Yusuf hadir secara langsung dalam agenda tersebut.
"Terima kasih Dr Jazuli Juwaini (Ketua Fraksi PKS DPR RI 2019–2025) beserta jajaran. Selamat bertugas kepada Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, SE., M.Si (Ketua Fraksi PKS DPR RI 2025–2029) beserta jajaran pengurus baru," kata Almuzzamil kepada wartawan, dikutip Rabu (25/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Almuzammil menyampaikan apresiasi atas kinerja Fraksi PKS DPR RI di bawah kepemimpinan Jazuli Juwaini selama periode 2019–2025.
“Saya sampaikan apresiasi atas kinerja dan kiprah Fraksi PKS DPR RI di bawah kepemimpinan Dr Jazuli Juwaini yang telah menorehkan berbagai capaian dan prestasi,” ungkapnya.
Ke depan, ia berharap Fraksi PKS DPR RI bisa lebih melayani masyarakat.
"Fraksi PKS insyaAllah akan semakin kokoh dan terdepan dalam melayani dan membela rakyat," ujarnya.
Selain itu, pada hari ini Fraksi PKS juga mengganti alat kelengkapan dewannya yakni Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR yang sebelumnya dijabat oleh Netty Prasetyani kini diisi oleh anggota Fraksi PKS lainnya yakni Ahmad Heryawan.
Baca Juga: Usai Satgas Saber Pungli Dibubarkan, Legislator PKS Wanti-wanti Pemerintah Diminta Jangan Kendor
Ahmad Heryawan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI.
"Pimpinan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI, nomor 293/eksternal FPKS/DPR RI/VI/2025, tanggal 23 Juni 2025, perihal perubahan penugasan anggota FPKS DPR RI di alat kelengkapan dewan, maka Ketua BAM DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang semula adalah Saudari Dr. Hajah Netty Prasetyani, MSI, nomor anggota A460, diganti oleh Saudara Dr Haji Ahmad Heryawan, nomor anggota A453," kata Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dalam acara serah terima jabatan.
Sebelumnya, PKS baru saja menyelesaikan Musyawarah I Majelis periode 2025–2030 yang dilaksanakan pada Selasa-Rabu, 3-4 Juni 2025.
Hasilnya dipilih secara musyawarah dan mufakat ditetapkan, Mohamad Sohibul Iman sebagai Ketua Majelis Syura PKS yang baru dan Almuzzammil Yusuf sebagai Presiden PKS terpilih untuk periode 2025–2030.
PKS sebelumnya, pada 31 Mei 2025 seluruh anggota pelopor partai telah memilih secara e-voting Anggota Majelis Syura baru yang kemudian bersidang pada Musyawarah I Majelis Syura dengan agenda utama menetapkan Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) Partai Keadilan Sejahtera periode baru.
Juru bicara PKS, Muhammad Kholid, menjelaskan, bahwa proses pemilihan berlangsung khidmat, dan penuh kekeluargaan.
“Alhamdulillah, Musyawarah I Majelis Syura berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Pemilihan ini mencerminkan semangat kolektif dan demokrasi yang menjadi napas utama suksesi kepemimpinan di PKS,” kata Kholid dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).
Menurutnya, dengan ada kepemimpinan baru akan melanjutkan dan mengokohkan pelayanan, pemberdayaan, serta pembelaan pada masyarakat.
"Insya Allah kepemimpinan baru berkomitmen akan melanjutkan dan mengokohkan peran Partai dalam pelayanan, pemberdayaan, serta pembelaan pada masyarakat,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto