Suara.com - Program Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2025 kembali digulirkan pemerintah sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.
Namun, meski status verifikasi di laman resmi Kemnaker sudah berwarna hijau yang menandakan lolos verifikasi sebagai penerima BSU 2025, banyak penerima yang belum juga menerima dana Bantuan Subsidi Upah ke rekening mereka.
Kemudian, muncul pertanyaan apa yang menyebabkan dana BSU belum cair meski status sudah dinyatakan lolos? Artikel ini bakal membahas tiga alasan BSU belum cair meski telah verifikasi hijau.
Mari simak secra lengkap terkait tiga alasan BSU belum cair meski telah verifikasi hijau. Artikel ini juga akan membahas solusi penyelesaiannya.
1. Penyaluran Dilakukan Bertahap
Meskipun telah lolos verifikasi, penyaluran BSU tidak dilakukan secara serentak. Pemerintah mendistribusikan bantuan ini dalam beberapa gelombang berdasarkan jadwal dan skema dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Artinya, status hijau bukan jaminan dana langsung cair—pekerja perlu menunggu giliran sesuai gelombang.
2. Kendala Teknis di Bank Penyalur
Dana BSU disalurkan melalui bank-bank milik negara (Himbara), yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Proses pencairan dapat terhambat jika terdapat kendala teknis, seperti:
Baca Juga: Solusi Pencairan BSU Jika Tidak Memiliki Rekening Bank Himbara
- Rekening tidak aktif atau diblokir
- Kesalahan data penerima
- Verifikasi tambahan dari pihak bank
Situasi ini membuat sistem penyaluran tertunda meski dari sisi Kemnaker, data sudah dinyatakan valid.
3. Ketidaksesuaian Data Rekening
Perbedaan data antara informasi yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan dan bank penyalur juga menjadi kendala umum.
Misalnya, ketidaksesuaian pada nama, NIK, atau nomor rekening dapat membuat proses pencairan tertahan hingga data disesuaikan dan divalidasi ulang.
Solusi Jika BSU Belum Masuk ke Rekening
Bagi Anda yang sudah berstatus hijau namun belum menerima dana, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
Berita Terkait
-
Solusi Pencairan BSU Jika Tidak Memiliki Rekening Bank Himbara
-
Daftar Rekening Bank yang Bisa Digunakan Pencairan BSU 2025
-
Pemberian Bansos dan BSU Rp600 Ribu Berlanjut Usai Juli 2025?
-
Link BSU Kemnaker, Cek Agar Dapat Subsidi Gaji Rp600.000
-
5 Penyebab BSU Rp600.000 Tak Kunjung Cair, Ini Solusi untuk Mengatasinya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
Terkini
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
IRGC Siapkan Balasan Mematikan Jika Gencatan Senjata Gagal
-
Israel Bom Lebanon Tewaskan 182 Warga, Perdana Menteri Nawaf Salam Umumkan Hari Berkabung Nasional
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan
-
1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel
-
Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?
-
Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat